Tuntunan

Tata Cara ber Wudhu

Wudhu merupakan cara untuk menghilangkan hadas kecil yang dilakukan sebelum melakukan ibadah. Wudhu ( الوضوء ) berasal dari kata wadha’ah yang berarti hasan (bagus) dan bahjah (indah atau elok). Sedangkan menurut istilah: “Sebuah nama untuk menunjukan perkerjaan yang berupa menggunakan air pada anggota-anggota badan tertentu disertai dengan niat.” يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ […]

Tata Cara ber Wudhu Read More »

Pebedaan Mani, Madzi, Wadi

Apa beda Mani, Madzi, Wadi? Mani adalah cairan yang keluar ketika syahwat mencapai puncak, memiliki bau khas, disertai pancaran, setelah keluar menimbulkan lemas. Hukum cairan ini suci, tidak najis, namun jika keluar menyebabkan hadas besar, sehingga membatalkan puasa dan wajib mandi besar (mandi junub). Apabila suatu benda terkena air mani, maka disunnahkan untuk membersihkannya dengan

Pebedaan Mani, Madzi, Wadi Read More »

Adab Membuang Hajat (beristinja)

Dalam Islam, orang yang buang air besar (BAB) atau kencing diwajibkan membersihkan tempat keluar tersebut, yaitu istinja. Pengertian Istinja (اِلاْ سْتِنْجَاء) menurut bahasa Arab berasal dari kata an-Naja` yang artinya terlepas dari penyakit atau selamat. Secara bahasa istinja artinya menghilangkan kotoran. Sedangkan secara istilah berarti menghilangkan najis yang keluar dari kemaluan (qubul) dan pantat (dubur)

Adab Membuang Hajat (beristinja) Read More »

Apa itu Hadas, dan Bagaimana Cara Membersihkannya?

Istilah hadas (حدث)dalam bahasa Arab berarti sesuatu yang baru, maksudnya sesuatu yang sebelumnya tidak ada kemudian menjadi ada. Sedangkan secara istilah, hadas adalah status hukum pada tubuh seseorang yang menghilangkan kesucian. Jadi hadas adalah sebuah keadaan dimana seseorang terlarang melakukan beberapa ritual ibadah karena kondisi badannya yang tidak suci, sampai ia menghilangkan hadas tersebut. Hadas

Apa itu Hadas, dan Bagaimana Cara Membersihkannya? Read More »

Pengertian Najis dan Jenisnya

Najis dan jenis-jenisnya : Najis secara bahasa Arab, najis bermakna al qadzarah ( القذارة ) yang artinya adalah kotoran. Najis secara bahasa berarti sesuatu yang menjijikkan. Sedangkan secara istilah adalah segala sesuatu yang dianggap kotor yang menjadikan tidak sahnya ibadah shalat. Najis ditinjau dari segi sifatnya terbagi menjadi dua macam: 1. ‘Ainy/haqiqiy merupakan najis yang

Pengertian Najis dan Jenisnya Read More »

Thaharah (Bersuci)

Syariat Islam sangat memperhatikan kebersihan dan kesucian, baik dalam fisik nyata ataupun dalam hati (perasaan). Sebagaimana tercermin dalam Al-Qur’an firman Allah SWT: فِيْهِ رِجَالٌ يُّحِبُّوْنَ اَنْ يَّتَطَهَّرُوْاۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِيْنَ  “… di dalam masjid ada orang-orang yang suka membersihkan diri dan Allah menyukai orang yang membersihkan diri.” (QS. 9. At-Taubah; 108) Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi

Thaharah (Bersuci) Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 25. al Furqan

Surah ini terdiri dari 77 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah. Dinamakan al-Furqan, berarti ‘pembeda’, diambil dari ayat pertama. Surah ini merupakan surah ke-42 dari segi perurutannya, sebelum surah Fathir dan sesudah surah Yasin. Thahir Ibn ‘Asyur mengatakan para pengajar di Tunis menamainya surah Tabarak al-Furqan, sebagaimana mereka menamai surah al-Mulk dengan Tabaraka al-Mulk. Sebagian ulama

Mukaddimah Qur’an Surah 25. al Furqan Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 36. Yasin

Surah ini menurut ulama Kufah terdiri dari 83 ayat, ada juga yang mengatakan 82 ayat. Dinamakan Yasin, diambil dari ayat pertama. Merupakan surah ke-41 dari perurutan turunnya, sesudah al-Jinn dan sebelum al-Furqan yakni sebelum terjadinya Isra’Mi’raj, dan termasuk golongan surah Makkiyah. Sebagian ulama berpendapat bahwa ayat 12 turun di Madinah berkaitan dengan keinginan Bani Salamah

Mukaddimah Qur’an Surah 36. Yasin Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 37. ash Shaffat

Surah ini terdiri dari 182 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah. Dinamakan ash-Shaffat, berarti ‘yang bershaf-shaf’, diambil dari permulaan surah. Kata serupa juga terdapat pada surah al-Mulk, tetapi bukan pada awal ayatnya dan surah ash-Shaffat turun lebih dahulu daripada al-Mulk. Sehingga surah ini lebih pantas disebut ash-Shaffat. As-Suyuthi mengatakan bahwa ada ulama yang menamainya surah adz-Dzabih/yang

Mukaddimah Qur’an Surah 37. ash Shaffat Read More »

Scroll to Top