Tuntunan

Mukaddimah Qur’an Surah 9. at Taubah

Surah at-Taubah terdiri dari 129 ayat, yang turun di Madinah pada tahun 9 Hijriah (Madaniyah). Kata at-Taubah berarti ‘pengampunan’, karena kata ini sering diulang dalam surah ini. Surah ini dinamakan juga dengan Bara\’ah yang berarti berlepas diri, yaitu pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan sebagian besar pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin. Karena itu pula

Mukaddimah Qur’an Surah 9. at Taubah Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 8. al Anfal

Surah al-Anfal (Harta rampasan perang) adalah surah kedelapan pada perurutan surah dalam al-Qur’an. Sebagian ulama menilai bahwa surah ini adalah wahyu ke-89 yang diterima Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam (bila ditinjau dari segi perurutan surah yang beliau terima). Surah ini turun pada tahun kedua hijriah (Madaniyah), setelah turunnya sebagian ayat al-Baqarah. Mayoritas ulama berpendapat bahwa

Mukaddimah Qur’an Surah 8. al Anfal Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 7. al A’raf

Surah al-A‘raf adalah surah yang turun sebelum Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam berhijrah ke Madinah. Ia terdiri dari 206 ayat, keseluruhannya turun di Mekah (Makkiyah). Ada juga sebagian ulama mengecualikan ayat-ayat 163-170. Penamaan surah ini dengan al-A‘raf karena kata tersebut merupakan kata satu-satunya dalam al-Qur’an (ayat 46). Ada juga yang memperkenalkannya dengan nama Alif Lam

Mukaddimah Qur’an Surah 7. al A’raf Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 6. al An’am

Surah al-An‘am (binatang ternak) adalah surah Makkiyah dengan 165 ayat. Secara redaksional penamaan itu tampaknya disebabkan karena kata al-An\’am ditemukan dalam surah ini sebanyak enam kali. Nama ini adalah satu-satunya nama untuknya yang dikenal pada masa Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam. Menurut sejumlah riwayat, keseluruhan ayat-ayatnya turun sekaligus. Pakar hadits Imam ath-Thabarani meriwayatkan bahwa surah

Mukaddimah Qur’an Surah 6. al An’am Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 5. al Ma’idah

Surat al-Ma’idah turun di Madinah (Madaniyah) dengan jumlah 120 ayat, yang berarti hidangan, karena dalam rangkaian ayat-ayatnya terdapat uraian tentang hidangan yang diturunkan atas permintaan Ahl al-Kitab sebagai mukjizat dari Nabi ‘Isa Alaihis Salam (ayat 112-115). Nama lainnya adalah surat Uqud atau akad-akad perjanjian, karena ayat pertama surat ini memerintahkan kaum beriman agar memenuhi ketentuan

Mukaddimah Qur’an Surah 5. al Ma’idah Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 4. an Nisa’

Surah ini dinamai surah an-Nisa’ dengan jumlah 176 ayat. Nama ini telah dikenal sejak masa Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam. Dinamai an-Nisa\’, dari segi bahasa bermakna “perempuan” karena surah ini dimulai dengan uraian tentang hubungan silah ar-rahim, dan sekian banyak ketetapan hukum tentang wanita. Antara lain pernikahan, anak-anak perempuan dan ditutup lagi dengan ketentuan hukum

Mukaddimah Qur’an Surah 4. an Nisa’ Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 3. al ’Imran

Surah al-’Imran, dinamai demikian karena di dalamnya dikemukakan kisah keluarga ‘Imran dengan rinci; yaitu Nabi ‘Isa, Nabi Yahya, Maryam dan juga  ‘Imran beserta istrinya yang merupakan orang tua Maryam. Surah ini terdiri dari 200 ayat yang turun di Madinah (Madaniyah) pada tahun ketiga hijrah setelah perang Uhud. Sekitar 80 ayat pertama berkaitan dengan kedatangan serombongan

Mukaddimah Qur’an Surah 3. al ’Imran Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 2. al Baqarah

Surah ini turun setelah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam hijrah ke Madinah (Madaniyah). Dengan jumlah 286 ayat. Begitu banyak persoalan yang dibicarakannya. Tidak heran, karena kondisi masyarakat Madinah ketika itu sangat heterogen, baik dalam suku, agama, maupun kecenderungan. Di sisi lain, ayat-ayat surah ini berbicara menyangkut peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa yang cukup panjang (secara

Mukaddimah Qur’an Surah 2. al Baqarah Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 1. al Fatihah

Surah al-Fatihah yang berarti pembukaan terdiri dari 7 ayat. karena dengan surah inilah dibuka dan dimulainya al-Qur’an. Banyak yang menyebut surah al-Fatihah adalah “Mahkota Tuntunan Ilahi” . Dia adalah “Ummul Qur’an” atau “Induk al-Qur’an”. Tidak heran jika doa dianjurkan agar ditutup dengan surah ini. Menurut Prof. M. Quraish Shihab , dari sekian banyak nama yang

Mukaddimah Qur’an Surah 1. al Fatihah Read More »

Scroll to Top