Kitab Suci

Mukaddimah Qur’an Surah 102. at Takasur

Surah ini terdiri dari 8 ayat. Kata at-Takatsur berarti ‘Saling memperbanyak (bermegah-megahan)’, dan nama lainnya surah al-hakum, terambil dari ayatnya yang pertama. Ada juga yang menyatakan bahwa para sahabat Nabi menamainya surah al-Maqbarah, diambil dari kata al-maqabir pada ayat kedua. Turun setelah surah al-Kautsar. Surah ini diperselisihkan ulama masa turunnya. Mayoritas berpendapat Makkiyah, turun berkaitan […]

Mukaddimah Qur’an Surah 102. at Takasur Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 100. al ‘Adiyat

Surah ini terdiri dari 11 ayat. Kata al-‘Adiyat berarti ‘Yang berlari kencang’, diambil dari ayat pertama. Surah ini diperselisihkan masa turunnya, apakah setelah hijrahnya Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam atau sebelumnya. Namun, mayoritas ulama berpendapat surah ini adalah Makkiyyah dan merupakan surah yang ke-13 atau ke-14 dari segi perurutan turunnya, sesudah surah al-‘Ashr dan sebelum

Mukaddimah Qur’an Surah 100. al ‘Adiyat Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 99. al Zalzalah

Kata az-Zalzalah berarti ‘Kegoncangan’. Namanya yang dikenal pada masa sahabat Nabi adalah surah Idza Zulzilat. Ibn ‘Umar berkata bahwa: “Idza Zulzilat turun ketika saat itu Abu Bakar Radiallahu Anhu sedang duduk menangis.” Dalam beberapa Mushaf namanya yang tercantum adalah surah az-Zilzal atau Zulzilat. Semua nama tersebut terambil dari ayatnya yang pertama. Surah ini terdiri dari

Mukaddimah Qur’an Surah 99. al Zalzalah Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 98. al Bayyinah

Dinamakan al-Bayyinah, yang berarti ‘Bukti yang nyata’, diambil dari ayat pertama. Jumlah ayat-ayatnya menurut cara perhitungan mayoritas ulama sebanyak 8 ayat, tapi ada juga yang menghitungnya 9 ayat.  Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim melalui sahabat Nabi, Anas Ibn Malik, bahwa Nabi berkata kepada Ubay Ibn Ka‘b bahwa: “Allah menyuruhku membacakan kepadamu Lam Yakunilladzina Kafaru”

Mukaddimah Qur’an Surah 98. al Bayyinah Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 96. al ‘Alaq

Surah ini terdiri dari 19 ayat.Kata al-‘Alaq yang berarti ‘Segumpal darah’ diambil dari ayat 2. Surah ini disepakati turun di Mekah sebelum Nabi berhijrah (Makkiyah). Bahkan hampir semua ulama sepakat bahwa wahyu al-Qur’an pertama yang diterima Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam adalah lima ayat pertama surah ini. Ayat-ayat surah ini berjumlah 20 ayat menurut cara

Mukaddimah Qur’an Surah 96. al ‘Alaq Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 94. asy Syarh

Surah terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah. Kata asy-Syarh berarti ‘Bukankah Kami telah melapangkan’. Ada juga yang menamainya surah Alam Nasyrah atau surah al-Insyirah. Semua nama tersebut merujuk ke ayat pertamanya. Merupakan wahyu ke-12 yang diterima, sesudah surah Wa adh-Dhuha dan sebelum surah al-\’Ashr. Tema utamanya adalah penenangan hati Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi

Mukaddimah Qur’an Surah 94. asy Syarh Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 93. adh Dhuha

Surah ini terdiri dari 11 ayat, termasuk kedalam golongan surah Makkiyah. Kata adh-Dhuha berarti ‘Waktu matahari sepenggalahan naik’, diambil dari ayat pertama.  Ada juga yang menamainya persis serupa dengan awal ayatnya. Surah ini merupakan awal dari surah yang dinamai Qishar al-Mufashshal. Ketika turunnya Rasulullah bertakbir (mengucapkan Allahu Akbar), dan dari pengamalan beliau inilah, para ulama

Mukaddimah Qur’an Surah 93. adh Dhuha Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 92. al Lail

Surah ini terdiri dari 21 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah. Kata ’al-Lail berarti ’Malam’, diambil dari ayat pertama. Merupakan surah yang ke-9 dari segi urutan turunnya, sesudah surah Sabbihisma (al-A’la) dan sebelum surah al-Fajr. Ada juga yang menulisnya surah Wa al-Lail atau menamainya persis sebagaimana bunyi awal ayatnya. Sebagian ulama mengemukakan riwayat yang menyatakan bahwa

Mukaddimah Qur’an Surah 92. al Lail Read More »

Scroll to Top