Kitab Suci

Mukaddimah Qur’an Surah 90. al Balad

Surah ini terdiri dari 20 ayat, termasuk kelompok surah Makkiyah. Kata al-Balad berarti ‘Negeri’, yang diambil dari ayat pertama. Merupakan wahyu yang ke-34 yang diterima, sebelum surah Qaf dan sesudah surah ath-Thariq. Namanya dalam Shahlh al-Bukhari adalah surah La Uqsimu. Surah ini mengandung isyarat tentang kedudukan mulia kota Mekah. Sekaligus menjelaskan bahwa manusia diciptakan dengan […]

Mukaddimah Qur’an Surah 90. al Balad Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 88. al Ghasyiyah

Surah ini terdiri dari 26 ayat, termasuk ke dalam surah Makkiyah. Kata al-Ghasyiyah berarti ‘Hari Pembalasan’, yang diambil dari ayat pertama.  Merupakan surah yang ke-67 dari segi perurutan turunnya, sesudah surah adz-Dzariyat dan sebelum surah al-Kahfi. Ada juga yang menamakannya sesuai dengan bunyi ayatnya yang pertama, yaitu surah Hal Ataka Hadits al-Ghasyiyah. Kemudian mempersingkatnya menjadi

Mukaddimah Qur’an Surah 88. al Ghasyiyah Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 87. al A’la

Surah ini terdiri dari 19 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah. Kata al-A’la berarti ‘Yang paling tinggi’, diambil dari ayat pertama. Ada juga yang menamainya sebagaimana bunyi ayat pertamanya, yaitu surah Sabbihisma Rabbika al-A‘la atau mempersingkat dengan menamakannya surah Sabbih atau Sabbihisma. Merupakan wahyu ke-7 yang diterima oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam, yakni sesudah turunnya

Mukaddimah Qur’an Surah 87. al A’la Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 86. ath-Thariq

Surah ini terdiri dari 17 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah. Kata ath-Thariq berarti  ‘Yang datang di malam hari’, diambil dari ayat pertama. Merupakan surah yang ke-36 dari segi perurutan turunnya, sesudah Surah al-Balad dan sebelum surah Iqtarabat as-Sa‘ah. Ada juga yang menamainya surah Wa as-Sama’ Wa ath-Thariq. Sebagian ulama berpendapat bahwa surah ini turun pada

Mukaddimah Qur’an Surah 86. ath-Thariq Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 85. al Buruj

surah ini terdiri dari 22 ayat, termasuk kedalam surah Makkiyah. Kata al-Buruj berarti ‘Gugusan bintang’, yang diambil dari ayat pertama. Surah yang ke-27 dalam perurutan turunnya surah-surah al-Qur’an, sesudah surah asy-Syams dan sebelum surah at-Tin. Nama lainnya adalah surah as-Sama’ Dzat al-Buruj, demikian dinamai oleh Abu Hurairah yang mengabarkan bahwa Rasul membacanya pada shalat ‘Isya

Mukaddimah Qur’an Surah 85. al Buruj Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 84. al Insyiqaq

Surah ini terdiri dari 25 ayat, termasuk kelompok surah Makkiyah. Kata al-Insyiqaq berarti ‘Terbelah‘, yang diambil dari ayat pertama. Namanya yang dikenal pada masa sahabat Nabi adalah surah Idza as-Sama’ insyaqqat. Imam Malik meriwayatkan sebagaimana tercantum dalam al-Muwaththa’ bahwa Abu Salamah berkata: Sahabat Nabi, Abu Hurairah, sujud ketika membaca surah Idza as-Sama’ Insyaqqat. Setelah selesai

Mukaddimah Qur’an Surah 84. al Insyiqaq Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 83. al Muthaffifin

Surah al-Muthaffifin terdiri dari 36 ayat, yang berarti ‘Orang-orang yang curang’, diambil dari ayat pertama. Namanya dalam sekian banyak kitab-kitab hadits adalah surah Wail Li al-Muthaffifin. Surah yang ke-68 dari segi perurutan turunnya, sesudah surah al-Ankabut dan sebelum surah al-Baqarah. Ulama berbeda pendapat menyangkut masa turun kumpulan ayat-ayat surah ini. Ada yang menyatakan turun sebelum

Mukaddimah Qur’an Surah 83. al Muthaffifin Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 82. al Infithar

Surah ini terdiri dari 19 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah. Dinamakan al-Infithar yang berarti ‘Terbelah’, diambil dari ayat pertama. Surah ini merupakan surah yang ke-82 dari segi perurutan turunnya, sesudah surah an- Nazi\’at dan sebelum surah al-Insyiqaq. Imam Bukhari menamainya surah Idza as-Sama ’ lnfatharat. Ada juga yang menamainya surah lnfatharat dan surah al-Munfathirah. Semua

Mukaddimah Qur’an Surah 82. al Infithar Read More »

Mukaddimah Qur’an Surah 81. at Takwir

Surah ini terdiri dari 29 ayat, termasuk ke dalam golongan surah Makkiyah. Dinamai at-Takwir yang berarti ‘Digulung’, diambil dari ayat pertama. Merupakan surah ke-7 yang diterima, sesudah turunnya surah al-Fatihah dan sebelum surah al-A‘la (Sabbihisma). Dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Sunan at-Tirmidzi, penafsiran kedua ulama itu terhadap ayat-ayat surah ini mereka letakkan di bawah judul

Mukaddimah Qur’an Surah 81. at Takwir Read More »

Scroll to Top