Salat

Aturan dalam Salat Jumat

Salat Jumat itu hukumnya fardhu \’ain bagi tiap-tiap muslim yang mukallaf (orang yang diberi tanggung jawab), laki-laki, sehat dan bermukim. يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ  “Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat pada hari Jumat, maka bersegeralah

Aturan dalam Salat Jumat Read More »

Niat Salat Fardhu-Wajib 5 waktu

Salat fardhu itu ada 5, dan masing-masing mempunyai waktu yang ditentukan dan tidak boleh mendahului ataupun melebihi dari waktu tersebut. Kita diperintahkan menunaikan salat – salat itu didalam waktunya masing-masing. 1. DZUHUR; Awal waktunya adalah setelah matahari cenderung melewati dari pertengahan langit. Akhir waktunya apabila bayang-bayang sesuatu telah sama panjangnya dengan sesuatu itu sendiri. 2.

Niat Salat Fardhu-Wajib 5 waktu Read More »

Tata Cara Salat Jamak dan Qashar

Orang yang sedang dalam perjalanan diberikan kemudahan dalam melaksanakan salatnya yakni diperbolehkan untuk mengqashar dan/atau menjamak. Dengan syarat jarak perjalanan yang ditempuh adalah 2 marhalah (dua hari dua malam bila ditempuh dengan jalan kaki), atau sama dengan 16 farsah (138 km). Sedangkan menurut Abdul Rahman Al—Jazairi dalam Kitabul Fiqih \’alal Madzahibil arba\’ah, dinyatakan 16 farsah

Tata Cara Salat Jamak dan Qashar Read More »

Tata Cara Melaksanakan Salat

Tata Cara Melaksanakan Salat (rukun+sunnah) Niat (dalam hati); menjelang ataupun bersamaan dengan takbiratul ihram. Setiap macam-macam salat memiliki niatnya yang tersendiri. Takbiratul ihram; yaitu membaca أَللهُ أَكْبَر    (Allâhu Akbar, “Allah Maha Besar”) Sembari Mengangkat kedua belah tangan hingga berada di samping telinga kanan dan kiri; Berdiri tegak dan tenang sambil tangan bersedekap pada dada/ulu hati

Tata Cara Melaksanakan Salat Read More »

Aturan-Aturan dalam Melaksanakan Salat

Salat ialah upaya menghadapkan hati dan fisik kepada Allah sebagai ibadah, dalam bentuk beberapa perkataan dan perbuatan, yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam dan harus dilafalkan dalam bahasa Arab. serta memenuhi aturan-aturan yang telah ditentukan oleh hukum syara\’. Seorang muslim diwajibkan salat sehari semalam sebanyak 5 waktu, yaitu Dzuhur, Asar, Maghrib, ‘Isya dan

Aturan-Aturan dalam Melaksanakan Salat Read More »

Tata Cara Iqamah

Iqamah secara istilah maknanya adalah pemberitahuan atau seruan bahwa salat akan segera didirikan dengan menyebut lafazh-lafazh khusus. Syarat dan hukum iqamah sama dengan hukum adzan, dan orang yang mengumandangkan iqamah tidak harus sama dari orang yang mengumandangkan adzan. Iqamah sunnah diucapkan agak cepat dan dilakukan dengan suara agak rendah dari pada adzan. Iqamah terdiri dari

Tata Cara Iqamah Read More »

Tata Cara Adzan

Secara bahasa adzan berarti pemberitahuan atau seruan. Sebagaimana Allah berfirman dalam QS. 9. At Taubah; 3:  وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ “dan ini adalah seruan dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia.” Adapun makna adzan secara istilah adalah seruan yang menandai masuknya waktu salat lima waktu dan dilafazhkan dengan lafazh-lafazh tertentu. Nabi Muhammad Sallallahu

Tata Cara Adzan Read More »

Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushala

Berikut Instruksi Dirjen Bimas Islam tahun No: Kep/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushala: Aturan Penggunaan Pengeras Suara : a. Pengeras suara luar, digunakan untuk adzan sebagai penanda waktu salat, dan tidak terdengar keras di dalam; b. Pengeras suara dalam, digunakan untuk doa dan kegiatan lainnya dengan syarat tidak meninggikan suara

Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushala Read More »

Scroll to Top