Surah ini merupakan surah yang ke 108 dari segi perurutan turunnya, sesudah surah al-Mujadalah dan sebelum surah at-Tahrim. Menurut riwayat ia turun pada tahun IX Hijrah. Terdiri dari 18 ayat, dan dinamakan al-Hujurat yang berarti ‘Kamar-Kamar’, diambil dari ayat 4 satu-satunya kata dalam al-Qur’an.
Termasuk golongan surah-surah Madaniyah, kendati salah satu ayatnya dimulai dengan Ya Ayyuha an-Nas (ayat 13) yang biasa dijadikan ciri ayat yang turun sebelum hijrah. Ada riwayat yang diperselisihkan nilai keshahihannya, bahwa ayat tersebut turun di Mekah pada saat Haji Wada’ (Haji Perpisahan). Namun jika riwayat itu benar, ini tidak menjadikan ayat 13 tersebut sebagai ayat Makkiyah. Karena mayoritas ulama menamai ayat yang turun sebelum hijrah adalah Makkiyah, walau turunnya bukan di Mekah dan menamainya Madaniyyah walau ia turun di Mekah selama waktu turunnya sesudah Nabi berhijrah ke Madinah.
Tujuan utamanya berkaitan dengan sekian banyak persoalan tata krama yang juga menjadi sabab nuzul surah ini. Karena itu terdapat lima kali panggilan Ya Ayyuha Alladzina Amanu terulang pada surah ini, yaitu: tata krama terhadap Allah, terhadap Rasul-Nya, terhadap sesama muslim yang taat dan juga yang durhaka serta terhadap sesama manusia. Dianjurkan juga untuk meneliti segala berita, terutama yang dating dari orang yang cacat imannya. Sesama muslim harus menggalang persaudaraan, dan jangan saling mencemooh. Semua agar manusia saling kenal dan tolong menolong, Allah tahu segala ucapan dan yang tersembunyi.
Thabathaba’i menulis tentang tema utama surah ini, mengandung tuntunan agama serta prinsip-prinsip moral yang dengan memperhatikannya akan tercipta kehidupan bahagia bagi setiap individu sekaligus terwujudnya suatu sistem kemasyarakatan yang mantap saleh dan sejahtera. Ibrahim Ibn Umar al-Biqa‘i menulis bahwa tema utama dan tujuan surah\’ini adalah tuntunan menuju tata krama menyangkut penghormatan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam dan umatnya. Namanya al-hujurat yakni kamar-kamar tempat kediaman Rasulullah bersama istri-istri beliau, merupakan bukti yang jelas tentang tujuan dan tema utama itu.
Surah ini tidak lebih dari 18 ayat tetapi ia mengandung sekian banyak hakikat agung menyangkut akidah dan syariat serta hakikat-hakikat tentang wujud dan kemanusiaan, termasuk hakikat-hakikat yang membuka wawasan yang sangat luas dan luhur bagi hati dan akal. Demikian Sayyid Quthub memulai uraiannya tentang surah ini.
Menurut Sayyid Quthub, ada dua hal yang utama pada surah ini. Pertama, surah ini hampir saja meletakkan dasar-dasar gambaran yang menyeluruh tentang suatu alam yang sangat terhormat, bersih dan sejahtera. Mengandung kaidah dan prinsip-prinsip serta sistem yang hendaknya menjadi landasan bagi tegak dan terpelihara serta merata Keadilan Dunia. Dunia yang memiliki sopan santunnya terhadap Allah, Rasul, diri sendiri dan orang lain. Sopan santun yang berkaitan dengan bisikan hati dan gerak-gerik anggota tubuh, di samping syariat dan ketentuan-ketentuannya. Kedua, yang sangat menonjol pada surah ini adalah upayanya yang demikian besar dan konsisten pada bentuk petunjuk-petunjuknya dalam rangka membentuk dan mendidik komunitas muslim dan yang benar-benar telah pernah terbentuk pada suatu waktu di persada bumi ini. Dengan demikian, petunjuknya bukanlah ide-ide yang tidak dapat diterapkan atau sesuatu yang hanya hidup dalam angan seseorang.
Demikian terlihat para ulama menegaskan bahwa tema utama surah ini adalah tuntunan tata krama walau ada di antara mereka yang hanya menekankan satu sisi seperti al-Biqa‘i, yakni tata krama kepada Rasulullah. Ada juga yang memperluasnya seperti uraian Sayyid Quthub, ada juga yang mengemukakan lima hal pokok seperti yang Anda baca di atas.
Wallahu a‘lam bish-shawab.
Sumber utama :
Tafsir Al-Mishbah : pesan, kesan dan keserasian Al-Qur’an / M. Quraish Shihab. Jakarta : Lentera Hati, 2002.
Qur’an Karim dan terjemahan artinya / H. Zaini Dahlan, Ahmad Bahauddin Noersalim (Gus Baha). Yogyakarta : UII Press, 1999.
dan sumber lainnya.
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.