Mukaddimah Qur’an Surah 27. an Naml

Surah ini terdiri dari 93 ayat, termasuk golongan surah-surah makkiyah, dinamakan an-Naml yang berarti ‘semut’, diambil dari ayat 18 dan 19. Ada juga yang menamainya surah al-Hud hud. Ini karena kedua binatang itu disebut dalam surah ini. Di samping itu ia dikenal juga dengan nama surah Sulaiman. Boleh jadi karena uraian tentang Nabi Sulaiman Alaihis Salam pada surah ini sedikit lebih rinci dibanding dengan uraian surah-surah yang lain.

Surah ini dari segi perurutan turunnya, ia adalah surah yang ke 48 yang turun sesudah surah asy-Syuara dan sebelum surah al-Qashash. Jumlah ayat-ayatnya sebanyak 95 ayat menurut perhitungan ulama Madinah dan Mekah, dan sebanyak 94 ayat menurut ulama Bashrah dan Kufah.

Thahir Ibn ‘Asyur mengemukakan bahwa yang menonjol dalam surah ini adalah uraian tentang al-Qur’an dan kemukjizatannya sebagaimana diisyaratkan oleh pembuka surah ini yang menggunakan dua huruf yaitu Tha dan Sin. Dalam surah ini diuraikan tentang kerajaan terbesar yang pernah dianugerahkan kepada seorang Nabi yaitu Nabi Sulaiman serta kerajaan Arab yang agung yaitu kerajaan Saba’. Diuraikan pula umat bangsa Arab yang terkuat yaitu Samud. Uraian-uraian tersebut memberi isyarat bahwa kenabian Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam adalah risalah yang disertai dengan kebijakan memimpin umat, yang disusul dengan kekuasaan dan bahwa melalui syariat Rasulullah akan terbentuk satu kekuasaan yang kuat, sebagaimana terbentuk untuk Bani Isra’il kerajaan yang kuat pada masa kerajaan Nabi Sulaiman.

Thabathaba’i secara singkat berpendapat bahwa tema utama dan tujuan pokok uraian surah ini, adalah peringatan dan berita gembira. Menurut beliau, hal ini terlihat dengan jelas pada ayat yang pertama serta lima ayatnya yang terakhir. Untuk membuktikan kebenaran peringatan dan janji-Nya, surah ini menampilkan sekelumit dari kisah Nabi Musa, Nabi Daud dan Nabi Sulaiman sebagai berita gembira. Sedangkan kisah Nabi Saleh dan Nabi Luth dipaparkan dalam konteks uraian tentang ancaman dan peringatannya. Yang kemudian disusul dengan uraian tentang keesaan Allah dan keniscayaan hari Kiamat serta ganjaran dan balasannya.

Sayyid Quthub menegaskan bahwa penekanan utama pada surah ini adalah tentang ilmu Allah yang mutlak, baik lahir maupun batin. Lebih-lebih tentang yang gaib, serta ayat-ayat kauniyah di alam raya ini yang diungkap-Nya kepada manusia. Ilmu-Nya yang dianugerahkan kepada Nabi Daud dan Nabi Sulaiman, pengajaran-Nya kepada Sulaiman “bahasa burung” dan karena itu dinyatakan pada ayat ke enam bahwa: “Sesungguhnya engkau benar-benar dipertemukan dengan al-Qur’an dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui”. Allah lah Pemberi rezeki yang harus disyukuri. Serta masih banyak lagi ayat lainnya yang berbicara tentang ilmu Allah Subhanahu Wa Ta\’ala.

Ibrahim Ibn Umar al-Biqa‘i berpendapat bahwa isi surah ini adalah uraian tentang al-Qur’an dan betapa kitab suci itu telah cukup untuk menjadi petunjuk bagi seluruh makhluk. Dia menjelaskan jalan lebar yang lurus serta membedakannya dengan jalan kesesatan. Sekaligus menjelaskan tentang prinsip-prinsip pokok agama. Hal ini dapat terlaksana karena yang menurunkannya adalah Dia Yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi, gaib, apalagi yang jelas. Dia yang memberi kabar gembira untuk orang-orang mukmin dan peringatan bagi yang kafir. Semua persoalan ini, haruslah berdasarkan pengetahuan yang menyeluruh yang menghasilkan hikmah.

Atas dasar itu, al-Biqa‘i menyimpulkan bahwa tema utama surah ini adalah penonjolan pengetahuan dan hikmah kebijaksanaan Allah, sebagaimana surah sebelumnya menonjolkan kekuasaan dan pembalasan-Nya. Pengetahuan tentang semut, keadaan dan ciri-cirinya, merupakan salah satu yang paling jelas membuktikan tentang hal-hal tersebut.

Wallahu a‘lam bish-shawab.

Sumber utama :

Tafsir Al-Mishbah : pesan, kesan dan keserasian Al-Qur’an / M. Quraish Shihab. Jakarta : Lentera Hati, 2002.

Qur’an Karim dan terjemahan artinya / H. Zaini Dahlan, Ahmad Bahauddin Noersalim (Gus Baha). Yogyakarta : UII Press, 1999.

dan sumber lainnya.


Eksplorasi konten lain dari hasanah.info

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top