Buku-buku sejarah, khususnya yang terkait dengan sejarah Nabi Muhammad Sallallà hu ‘alaihi wasallam (as-sìrah an-nabawiyyah) dan al-maghazi merupakan sumber penting untuk mempelajari pola kehidupan Rasulullah. Fase-fase kehidupan beliau dan para sahabatnya.
Umumnya, buku-buku yang terkait dengan sìrah dan maghà zì mendasarkan informasinya pada riwayat-riwayat, baik hadis Nabi Sallallà hu ‘alaihi wasallam, pernyataan para sahabat maupun tabi’in. Terdapat juga beberapa pernyataan yang mengisyaratkan penyebutan asbà bun-nuzùl (sebab turunnya suatu ayat), khususnya saat menjelaskan peristiwa tertentu dalam kehidupan Nabi Sallallà hu ‘alaihi wasallam. Sehingga kita dapat mengetahui sebab mengapa al-Qur’an diturunkan pada kondisi masyarakat saat itu.
Berikut adalah beberapa kitab yang dapat dijadikan dasar:
a. Sìrah Ibnu Hisyà m. Buku ini ditulis oleh ‘Abdul-Malik bin Hisyà m (w. 213 H atau 218 H) untuk melengkapi karya serupa yang ditulis sebelumnya oleh Muhammad bin Ishà q (w.151H). Dalam buku ini, Ibnu Hisyà m melakukan penambahan, penjelasan, dan bahkan menseleksi keterangan-keterangan yang ada dalam karya Ibnu Ishà q. Sehingga kitab ini hanya berfokus pada sejarah hidup Nabi sallallà hu ‘alaihi wasallam, maka buku ini menjadi penting sebagai sumber untuk melacak informasi-informasi tentang kehidupan Rasulullah. Nama Pengarang, Judul Kitab & Penerbit di era sekarang: Abdul Malik bin Hisyà m, as-Sìrah an-Nabawiyyah, (Kairo: al-Hai’ah al-‘Àmmah li Qusùr aš-Šaqà fah, 2012);
b. At-Tabaqà t al-Kubrà . Buku ini karya Muhammad bin Sa‘d bin Munì‘ al-Basri (w. 230H). Dalam buku ini, khususnya pada 2 bagian pertama yang mengkaji sìrah Nabi dan maghà zì, Ibnu Sa‘d mengutip beberapa riwayat asbà bun-nuzùl untuk memotret peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kehidupan Nabi. Nama Pengarang, Judul Kitab & Penerbit di era sekarang: Muhammad bin Sa‘d al-Basri, at-Tabaqà t al-Kubrà , (Beirut: Dà r Sà dir, 1996)
c. Tà rìkh al-Umam wa al-Mulùk atau disebut juga Tà rìkh ar-Rusul wa al-Mulùk. Buku ini disusun oleh Muhammad bin Jarìr at-Thabari (w. 310 H). Buku ini memuat fase sejarah yang sangat panjang, dan juga mencantumkan riwayat riwayat asbà bun-nuzùl untuk menjelaskan rangkaian sejarah kehidupan Nabi. Nama Pengarang, Judul Kitab & Penerbit di era sekarang: Muhammad bin Jarìr at-Tabari, Tà rìkh al-Umam wa al-Mulùk, (Beirut: Dà r al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2004)
Masih banyak kitab-kitab lain yang membahas sejarah kehidupan nabi, namun buku-buku diatas adalah sumber pegangan utama para sejarawan, sebelum membaca kitab-kitab yang dikarang para ulama lainnya. Seperti al Maghazi yang dikarang oleh Abu Abdullah Muhammad bin Umar Al-Waqidi (w.207H), yang berfokus pada sejarah peperangan Rasulullah.
Dalam perkembangan dunia di masa kini ada juga sirah nabawiyah yang ditulis oleh Safi al-Rahman Mubarakfuri berjudul Ar-Rahiqul Makhtum pada tahun 1976, yang mendapat penghargaan Muslim World League di tahun 1979.
Wallahu a‘lam bish-shawab.
Sumber utama :
Asbabun nuzul : kronologi dan sebab turun wahyu Al-Quran – Cet. 2 / Muchlis M. Hanafi / Jakarta : Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Balitbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2015. h. 37-38
dan sumber lainnya.
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.