Surah ini terdiri dari 9 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah. Kata al-Humazah berarti ‘Pengumpat’, dan nama lainnya adalah Wail Li Kulli Humazah, yang diambil dari ayat pertama. Ada juga yang menamainya surah al-Huthamah, diambil dari ayat keempat surah ini.
Merupakan wahyu yang ke-31 yang diterima oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam sesudah surah al-Qiyamah dan sebelum surah al-Mursalat. Surah ini turun berkaitan dengan sejumlah kaum musyrikin yang melakukan penghinaan dan melemparkan aneka isu terhadap kaum muslimin.
Tema utamanya adalah ancaman terhadap siapa pun yang melakukan pelecehan serta membawa rumor yang mengakibatkan gangguan kepada kaum muslimin secara khusus dan masyarakat secara umum. Ia mengecam mereka yang sering mengumpat dan mencela orang lain, juga terhadap orang yang senang menimbun harta, seakan-akan dengan penimbunan itu ia akan dapat kekal hidup di dunia ini.
Menurut Ibrahim Ibn Umar al-Biqa‘i tujuan utamanya adalah menjelaskan siapa yang paling rugi yang dilengahkan oleh at-Takatsur yakni yang bersaing secara tidak sehat, memperbanyak harta yang sangat jelas kerugiannya pada hari Kiamat.
Wallahu a‘lam bish-shawab.
Sumber utama :
Tafsir Al-Mishbah : pesan, kesan dan keserasian Al-Qur’an / M. Quraish Shihab. Jakarta : Lentera Hati, 2002.
Qur’an Karim dan terjemahan artinya / H. Zaini Dahlan, Ahmad Bahauddin Noersalim (Gus Baha). Yogyakarta : UII Press, 1999.
dan sumber lainnya.
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.