Sosial

chess pieces on a scale

Social Comparison: Menyimak Dinamika Psikologi Sosial dalam Kehidupan Sehari-hari

Di era digital yang semakin berkembang, kehidupan sosial tidak terlepas dari fenomena yang dikenal sebagai perbandingan sosial, atau social comparison. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh psikolog Leon Festinger pada tahun 1954. Konsep ini merujuk pada kecenderungan individu untuk membandingkan diri mereka dengan orang lain guna mengevaluasi kemampuan, pendapat, atau kondisi sosial mereka.

Social Comparison: Menyimak Dinamika Psikologi Sosial dalam Kehidupan Sehari-hari Read More »

black and white newspaper on a table in cafe

Good News is Good News: Mengapa Berita Baik Sangat Penting bagi Kehidupan Kita

Di tengah arus informasi yang cepat dan seringkali negatif, berita baik menjadi oase yang menyegarkan. Ungkapan “good news is good news” bukan sekadar slogan; ia mencerminkan kenyataan bahwa berita positif memiliki dampak yang signifikan bagi kesehatan mental, emosional, dan bahkan fisik kita.

Good News is Good News: Mengapa Berita Baik Sangat Penting bagi Kehidupan Kita Read More »

black and white newspaper on a table in cafe

If It Bleeds, It Leads: Menelusuri Daya Tarik Berita Sensasional

Dalam dunia jurnalisme, ada sebuah ungkapan terkenal yang sering terdengar: “If it bleeds, it leads.” Ungkapan ini menunjukkan bahwa berita yang berhubungan dengan kekerasan, tragedi, atau peristiwa dramatis cenderung lebih menarik perhatian pembaca. Namun, di balik daya tarik ini, terdapat sejumlah implikasi etis dan dampak sosial yang perlu dipertimbangkan.

If It Bleeds, It Leads: Menelusuri Daya Tarik Berita Sensasional Read More »

selective focus photo of magnifying glass

Kyoto Protocol: Langkah Awal Menuju Kesepakatan Iklim Global

Kyoto Protocol adalah sebuah perjanjian internasional yang lahir dari kerangka kerja Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) yang disepakati di Kyoto, Jepang, pada tahun 1997. Perjanjian ini dikembangkan sebagai tanggapan terhadap meningkatnya kekhawatiran global mengenai perubahan iklim akibat emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Dengan tujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengatasi perubahan iklim, Kyoto Protocol merupakan tonggak sejarah dalam upaya kolaboratif komunitas internasional untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.

Kyoto Protocol: Langkah Awal Menuju Kesepakatan Iklim Global Read More »

unrecognizable person with umbrella on beach

Paris Agreement: Sebuah Langkah Bersama Menuju Pengendalian Iklim

Kesepakatan/perjanjian Paris (Paris Agreement), yang diadopsi pada 12 Desember 2015 dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-21 (COP21) di Paris, Prancis, merupakan tonggak sejarah dalam upaya global untuk mengatasi perubahan iklim. Kesepakatan ini menandai komitmen kolektif dari hampir seluruh negara di dunia untuk memperlambat laju pemanasan global dan mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh perubahan iklim.

Paris Agreement: Sebuah Langkah Bersama Menuju Pengendalian Iklim Read More »

unrecognizable person with umbrella on beach

Adaptasi Perubahan Iklim (API); Menghadapi Dampak Iklim Terhadap Kehidupan

Perubahan iklim adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi umat manusia di abad ke-21. Dengan meningkatnya suhu global, mencairnya es di kutub, dan peningkatan frekuensi bencana alam, dampak perubahan iklim terlihat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Oleh karena itu, upaya untuk beradaptasi dengan perubahan iklim menjadi sangat penting. Adaptasi Perubahan Iklim (API) merujuk pada langkah-langkah yang diambil untuk mengurangi kerentanan terhadap dampak perubahan iklim dan untuk memanfaatkan peluang yang mungkin muncul dari perubahan tersebut.

Adaptasi Perubahan Iklim (API); Menghadapi Dampak Iklim Terhadap Kehidupan Read More »

aerial view of flooded house

Pengurangan Risiko Bencana (PRB): Upaya Membangun Ketahanan dan Keberlanjutan

Pengurangan Risiko Bencana (PRB) adalah suatu konsep yang mengedepankan pencegahan dan pengurangan dampak yang diakibatkan oleh bencana alam maupun non-alam. Dalam konteks perubahan iklim yang semakin meningkat dan urbanisasi yang pesat, pentingnya PRB semakin dirasakan di berbagai belahan dunia. PRB bukan hanya sekadar tindakan darurat, tetapi juga merupakan langkah strategis yang melibatkan mitigasi, adaptasi, dan peningkatan kapasitas masyarakat untuk menghadapi potensi bencana.

Pengurangan Risiko Bencana (PRB): Upaya Membangun Ketahanan dan Keberlanjutan Read More »

selective focus photo of magnifying glass

HFA: Sebuah Langkah Strategis Menuju Pengurangan Risiko Bencana

Hampir setiap tahun, dunia dihadapkan pada berbagai bencana alam yang menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang signifikan. Dalam konteks ini, pengurangan risiko bencana (disaster risk reduction – DRR) menjadi salah satu perhatian penting bagi negara-negara dan organisasi internasional. Salah satu landasan utama dalam upaya ini adalah HFA atau Hyogo Framework for Action, yang disetujui dalam konferensi internasional di Kobe, Jepang, pada Januari 2005. HFA merupakan kerangka kerja strategis yang ditujukan untuk mengurangi risiko bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana di seluruh dunia.

HFA: Sebuah Langkah Strategis Menuju Pengurangan Risiko Bencana Read More »

selective focus photo of magnifying glass

SFDRR: Strategi Global untuk Mengurangi Risiko Bencana

SFDRR, atau Sendai Framework for Disaster Risk Reduction, adalah kesepakatan internasional yang diadopsi pada Konferensi Global tentang Pengurangan Risiko Bencana yang berlangsung di Sendai, Jepang, pada Maret 2015. Kerangka kerja ini berlaku untuk periode 2015 hingga 2030 dan berfungsi sebagai peta jalan bagi negara-negara untuk mengurangi risiko bencana serta meningkatkan ketahanan masyarakat. SFDRR menggantikan kerangka sebelumnya, Hyogo Framework for Action (HFA), yang diimplementasikan dari tahun 2005 hingga 2015.

SFDRR: Strategi Global untuk Mengurangi Risiko Bencana Read More »

a ruined building

Build Back Better, Safer, and More Sustainable: Membangun Masa Depan yang Lebih Baik

Dalam menghadapi berbagai tantangan global seperti perubahan iklim, pandemi, dan ketidakadilan sosial, konsep “Build Back Better” atau “Membangun Kembali dengan Lebih Baik” telah muncul sebagai panduan penting untuk membangun masa depan yang lebih baik. Konsep ini kemudian berkembang menjadi “Build Back Better, Safer, and More Sustainable” adalah bahwa setelah mengalami krisis, masyarakat dan negara perlu memperbaiki bukan hanya apa yang telah rusak, tetapi juga melangkah ke arah yang lebih aman dan berkelanjutan.

Build Back Better, Safer, and More Sustainable: Membangun Masa Depan yang Lebih Baik Read More »

Scroll to Top