
Setan akan selalu senantiasa berusaha menggoda manusia. Karena itu kita dianjurkan untuk membaca doa perlindungan dari setan.
Berikut adalah doanya:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْكَ
A’uudzu billahi minka – “Aku berlindung kepada Allah darimu,
kemudian membaca doa 3x :
أَلْعَنُكَ بِلَعْنَةِ اللَّهِ التَّامَّةِ
Al’anuka bila’natillahit taammah. – Aku mengutukmu dengan kutukan Allah yang sempurna” (3x)
Dari mana Doa Perlindungan dari Setan?
Doa ini berasal dari hadis sahih Muslim 542 yang berbunyi:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ الْمُرَادِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ، عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ، يَقُولُ حَدَّثَنِي رَبِيعَةُ بْنُ يَزِيدَ، عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلاَنِيِّ، عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ، قَالَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَسَمِعْنَاهُ يَقُولُ ” أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْكَ ” . ثُمَّ قَالَ ” أَلْعَنُكَ بِلَعْنَةِ اللَّهِ ” . ثَلاَثًا . وَبَسَطَ يَدَهُ كَأَنَّهُ يَتَنَاوَلُ شَيْئًا فَلَمَّا فَرَغَ مِنَ الصَّلاَةِ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ سَمِعْنَاكَ تَقُولُ فِي الصَّلاَةِ شَيْئًا لَمْ نَسْمَعْكَ تَقُولُهُ قَبْلَ ذَلِكَ وَرَأَيْنَاكَ بَسَطْتَ يَدَكَ . قَالَ ” إِنَّ عَدُوَّ اللَّهِ إِبْلِيسَ جَاءَ بِشِهَابٍ مِنْ نَارٍ لِيَجْعَلَهُ فِي وَجْهِي فَقُلْتُ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْكَ . ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قُلْتُ أَلْعَنُكَ بِلَعْنَةِ اللَّهِ التَّامَّةِ فَلَمْ يَسْتَأْخِرْ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ أَرَدْتُ أَخْذَهُ وَاللَّهِ لَوْلاَ دَعْوَةُ أَخِينَا سُلَيْمَانَ لأَصْبَحَ مُوثَقًا يَلْعَبُ بِهِ وِلْدَانُ أَهْلِ الْمَدِينَةِ ” .
Abu Darda’ melaporkan: Rasulullah (ﷺ) berdiri (untuk shalat) dan kami mendengar beliau berkata: “Aku berlindung kepada Allah darimu.” Kemudian beliau berkata: “Aku mengutukmu dengan kutukan Allah” tiga kali, lalu beliau mengulurkan tangannya seolah-olah hendak mengambil sesuatu. Ketika beliau selesai dari shalat, kami berkata: Wahai Rasulullah, kami mendengar engkau mengatakan sesuatu dalam salat yang belum pernah kami dengar sebelumnya, dan kami melihat engkau mengulurkan tangan. Beliau menjawab: Musuh Allah Iblis datang dengan nyala api untuk meletakkannya di wajahku, maka aku berkata tiga kali: “Aku berlindung kepada Allah darimu.” Kemudian aku berkata tiga kali: “Aku mengutukmu dengan kutukan Allah yang sempurna.” Tetapi dia tidak mundur (pada salah satu dari ketiga kesempatan itu). Kemudian aku berniat untuk menangkapnya. Demi Allah, seandainya bukan karena doa saudaraku Sulaiman, dia pasti akan terikat, dan dijadikan mainan bagi anak-anak Madinah.
Disclaimer :
Penomoran hadis tidak selalu sama di beberapa buku hadis, karena tergantung dari penerbit buku serta metode seleksi dan indeks yang digunakan.
Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.