Doa Mengharapkan Keturunan; Doa Nabi Zakaria tanpa Putus Asa

Gambar PNG berasal dari id.pngtree.com/
Gambar PNG berasal dari id.pngtree.com/

Tidak semua pasangan langsung diberikan keturunan setelah menikah. bahkan setelah sekian lama juga masih belum dikaruniai anak. Karena itu kita perlu untuk membaca doa mengharapkan keturunan.

Berikut adalah doa-nya:

رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَۚ ۝٨٩

rabbahû rabbi lâ tadzarnî fardaw wa anta khairul-wâritsîn

“Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan), sedang Engkau adalah sebaik-baik waris.

Tentunya selain berdoa kita juga harus melakukan usaha duniawi, yaitu dengan melakukan konsultasi ke dokter, memperbaiki pola perilaku hidup sehari-hari dengan memakan makanan yang bergizi, serta mengurangi stress fisik dan mental. Segala usaha yang baik perlu dilakukan demi meningkatkan kemungkinan akan lahirnya keturunan, serta jangan pernah berputus asa akan karunia Allah.

Mengapa Doa Mengharapkan Keturunan itu penting?

  1. Mengharap Berkah dari Allah: Doa ini merupakan bentuk permohonan agar Allah memberkahi keluarga dengan keturunan yang saleh dan salehah, yang dapat menjadi penolong di dunia dan akhirat.
  2. Melestarikan Generasi Muslim yang Baik: Melalui doa ini, umat berharap agar keturunannya menjadi generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu membawa manfaat bagi masyarakat dan agama.
  3. Menguatkan Ikatan Keluarga dan Kehidupan Spiritual: Doa ini memperkuat rasa ikhlas dan tawakal kepada Allah, serta mempererat hubungan spiritual antara manusia dan Sang Pencipta.
  4. Sebagai Bentuk Pengharapan dan Keikhlasan: Mengharap keturunan melalui doa menunjukkan keikhlasan dan ketergantungan manusia kepada Allah dalam segala urusan kehidupan, termasuk dalam mendapatkan keturunan.
  5. Mendoakan Kebaikan di Dunia dan Akhirat: Dengan doa ini, diharapkan keturunan yang dianugerahkan akan menjadi penyejuk hati dan membawa keberkahan, serta menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Dari mana sumber Doa Mengharapkan Keturunan?

Doa ini bersumber dari Al-Qur’an surah Al-Anbiya’ ayat 89. Ayat ini mengisahkan tentang Nabi Zakaria alaihi salam berdoa mengharapkan keturunan kepada Allah. Nabi Zakaria alaihi salam, kala itu merasa sudah berumur dan belum dikaruniai anak. Berikut adalah surah surah Al-Anbiya’ ayat 89 :

رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَۚ ۝٨٩

(Ingatlah) Zakaria ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan), sedang Engkau adalah sebaik-baik waris

Kesimpulan

Secara umum, doa mengharapkan keturunan merupakan bentuk harapan, dan kepercayaan kepada Allah bahwa segala sesuatu berasal dari-Nya dan hanya kepada-Nya segala urusan kembali.

Hal ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual agar mendapatkan keturunan yang membawa kebaikan, keberkahan, dan keberuntungan dunia dan akhirat.

Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah


Eksplorasi konten lain dari hasanah.info

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top