Doa Memohon Ampunan; Hadis Sahih Muslim 2696

Gambar Oleh Ibrahim ebi - Karya sendiri, CC BY-SA 3.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=22648091
Gambar Oleh Ibrahim ebi – Karya sendiri, CC BY-SA 3.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=22648091

Kita sebagai manusia tentu memiliki banyak dosa. Dalam hal ini Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam, telah mengajarkan kepada kita sebagai umatnya untuk senantiasa membaca doa memohon ampunan.

Berikut adalah doanya :

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا سُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاهْدِنِي وَارْزُقْنِي

laa iilaha illallah wahdahu laa syariikalah allah ‘akbar kabira walhamdu lillahi katsiira subhanallahi rabbil ‘aalamiin, laa hawla walaa quwwata illa billahil aziizil hakiim allahummaghfir lii war hamnii wahdinii warzuqnii

“Tiada Tuhan selain Allah semata. Tiada sekutu bagi-Nya. Allahlah yang paling besar dari segala yang besar Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah, Rabb semesta alam, dan tiada daya dan kekuatan melainkan dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Ya Allah! Ampunilah aku, rahmatilah aku, berilah hidayah aku, dan berilah aku rizki.”

Dari mana sumber Doa Memohon Ampunan?

Doa ini bersumber dari hadis sahih Muslim 2696 yang berbunyi:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ، وَابْنُ، نُمَيْرٍ عَنْ مُوسَى الْجُهَنِيِّ، ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ، – وَاللَّفْظُ لَهُ – حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا مُوسَى الْجُهَنِيُّ، عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ عَلِّمْنِي كَلاَمًا أَقُولُهُ قَالَ ‏”‏ قُلْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا سُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ ‏”‏ ‏.‏ قَالَ فَهَؤُلاَءِ لِرَبِّي فَمَا لِي قَالَ ‏”‏ قُلِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاهْدِنِي وَارْزُقْنِي ‏”‏ ‏.‏ قَالَ مُوسَى أَمَّا عَافِنِي فَأَنَا أَتَوَهَّمُ وَمَا أَدْرِي ‏.‏ وَلَمْ يَذْكُرِ ابْنُ أَبِي شَيْبَةَ فِي حَدِيثِهِ قَوْلَ مُوسَى ‏.‏

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Shaiba, telah menceritakan kepada kami Ali bin Mushir, dan Ibn Numair dari Musa Al-Juhani, dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair – dan lafazhnya dari dia – telah menceritakan kepada kami ayahnya, telah menceritakan kepada kami Musa Al-Juhani, dari Mus’ab bin Sa’d, dari ayahnya, ia berkata: Seorang Badui datang kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan berkata: Ajarkanlah kepadaku kalimat yang harus aku ucapkan. Beliau bersabda: Ucapkanlah, “Tiada Tuhan selain Allah semata. Tiada sekutu bagi-Nya. Allahlah yang paling besar dari segala yang besar Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah, Rabb semesta alam, dan tiada daya dan kekuatan melainkan dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Ia (Badui) berkata: Semua ini (memuji) Tuhanku. Lalu bagaimana dengan diriku? Maka beliau bersabda: Ucapkanlah: “Ya Allah! Ampunilah aku, rahmatilah aku, berilah hidayah aku, dan berilah aku rizki.” Musa (salah satu perawi) berkata: Saya rasa dia juga berkata: “Berilah aku keselamatan.” Tetapi saya tidak bisa memastikan apakah dia mengatakannya atau tidak. Ibn Abi Shaiba tidak menyebutkan dalam haditsnya perkataan Musa.

Disclaimer :

Penomoran hadis tidak selalu sama di beberapa buku hadis, karena tergantung dari penerbit buku serta metode seleksi dan indeks yang digunakan.

Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah


Eksplorasi konten lain dari hasanah.info

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top