
Kita sebagai manusia hanya berusaha. Sedangkan yang memberikan rezeki adalah Allah. Karenanya kita perlu untuk membaca doa meminta rezeki.
Berikut adalah doanya:
اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَنِي وَوَلَدَهُ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَنِي
Allahumma aktsir maa lanii wa waladahu, wa barik lii fiimaa a’toitani
“Ya Allah! Banyakkanlah hartaku, anakku, dan berkahilah segala yang Engkau berikan padaku.”
Dari mana sumber Doa Meminta Rezeki?
Doa ini bersumber dari hadis sahih Muslim nomor 660 yang berbunyi:
حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ دَخَلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَيْنَا وَمَا هُوَ إِلاَّ أَنَا وَأُمِّي وَأُمُّ حَرَامٍ خَالَتِي فَقَالَ ” قُومُوا فَلأُصَلِّيَ بِكُمْ ” . فِي غَيْرِ وَقْتِ صَلاَةٍ فَصَلَّى بِنَا . فَقَالَ رَجُلٌ لِثَابِتٍ أَيْنَ جَعَلَ أَنَسًا مِنْهُ قَالَ جَعَلَهُ عَلَى يَمِينِهِ . ثُمَّ دَعَا لَنَا أَهْلَ الْبَيْتِ بِكُلِّ خَيْرٍ مِنْ خَيْرِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ فَقَالَتْ أُمِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ خُوَيْدِمُكَ ادْعُ اللَّهَ لَهُ . قَالَ فَدَعَا لِي بِكُلِّ خَيْرٍ وَكَانَ فِي آخِرِ مَا دَعَا لِي بِهِ أَنْ قَالَ ” اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ وَبَارِكْ لَهُ فِيهِ ” .
Tsabit melaporkan atas perintah Anas: Rasulullah (ﷺ) datang kepada kami dan tidak ada di rumah kami kecuali saya, ibu saya, dan bibi saya Ummu Haramin. Dia (Nabi) berkata: Berdirilah agar saya dapat memimpin kalian dalam salat (dan tidak ada waktu untuk salat yang ditentukan). Dia memimpin kami dalam salat. Seseorang bertanya kepada Tsabit: Di mana Anas berdiri bersamanya (Nabi)? Dia menjawab: Dia berada di sebelah kanan. Kemudian dia mendoakan kami, anggota rumah tangga, dengan segala kebaikan dunia dan akhirat. Ibu saya berkata: Wahai Rasulullah, inilah pelayan kecilmu, doakanlah Allah untuknya. Dia kemudian mendoakan saya dengan segala kebaikan, dan dia mengakhiri doanya untuk saya (dengan kata-kata ini): Ya Allah! Tambahkanlah hartanya, dan anak-anaknya dan jadikanlah (mereka sebagai sumber) berkah baginya.
Hadis ini mirip dengan hadis sahih Bukhari 6344
Disclaimer :
Penomoran hadis tidak selalu sama di beberapa buku hadis, karena tergantung dari penerbit buku serta metode seleksi dan indeks yang digunakan.
Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.