Doa Ketika ada Angin Kencang; Hadis Sahih Muslim 899

Gambar Oleh Ibrahim ebi - Karya sendiri, CC BY-SA 3.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=22648091
Gambar Oleh Ibrahim ebi – Karya sendiri, CC BY-SA 3.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=22648091

Perubahan angin yang besar dapat membawa keburukan, bisa membawa virus/bakteri penyakit ataupun dapat menghancurkan apapun yang dilewatinya, kaarena itu kita perlu melakukan doa ketika ada angin kencang.

Angin kencang datang terjadi karena perubahan alam. Secara ilmiah, angin kencang terjadi akibat perbedaan tekanan udara dan gerakan massa udara dalam atmosfer. Udara bergerak dari zona bertekanan tinggi ke zona bertekanan rendah, dan semakin besar perbedaan tekanannya, semakin cepat kecepatan angin yang terbentuk.

Perubahan alam yang diakibatkan pembangunan manusia pun semakin memperbesar kemungkinan terjadinya angin kencang. Sehingga angin bisa menjadi bentuk ujian ataupun azab yang ditimpakan Allah kepada kita sebagai manusia.Karena itu kita perlu membaca doa :

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

Allahumma innii as aluka khaira haa wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat bihi wa a’uudzubika min syarri haa wa syarri maa fiihaa wa syarri maa arsilat bih.

“Ya Allah! Aku memohon pada-Mu baiknya angin ini, baiknya apa yang di dalamnya, dan baiknya sesuatu yang ia dikirim karenanya. Dan aku berlindung pada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya, dan keburukan sesuatu yang ia dikirim karenanya.”

Dari mana sumber Doa Ketika ada Angin Kencang?

doa ini bersumber dari hadis sahih Muslim 899 yang berbunyi:


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ، – يَعْنِي ابْنَ بِلاَلٍ – عَنْ جَعْفَرٍ، – وَهُوَ ابْنُ مُحَمَّدٍ – عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، أَنَّهُ سَمِعَ عَائِشَةَ، زَوْجَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم تَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا كَانَ يَوْمُ الرِّيحِ وَالْغَيْمِ عُرِفَ ذَلِكَ فِي وَجْهِهِ أَقْبَلَ وَأَدْبَرَ فَإِذَا مَطَرَتْ سُرَّ بِهِ وَذَهَبَ عَنْهُ ذَلِكَ ‏.‏ قَالَتْ عَائِشَةُ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ ‏”‏ إِنِّي خَشِيتُ أَنْ يَكُونَ عَذَابًا سُلِّطَ عَلَى أُمَّتِي ‏”‏ ‏.‏ وَيَقُولُ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ ‏”‏ رَحْمَةٌ‏”‏ ‏.‏

‘Ata’ bin Abi Rabah melaporkan bahwa ia mendengar ‘Aisyah, istri Rasulullah (semoga Allah memberinya keselamatan), berkata: Ketika pada suatu hari ada angin kencang atau awan gelap, hal itu dapat terlihat di wajah Rasulullah (ﷺ), dan beliau bergerak maju mundur (dalam keadaan cemas); dan ketika hujan turun, beliau merasa senang dan keadaan cemas itu hilang. ‘Aisyah berkata: Saya bertanya kepada beliau tentang alasan kecemasan ini dan beliau berkata: “Saya khawatir itu adalah azab yang mungkin menimpa umatku,” dan ketika beliau melihat hujan, beliau berkata: “Ini adalah rahmat (Allah).”

Disclaimer :

Penomoran hadis tidak selalu sama di beberapa buku hadis, karena tergantung dari penerbit buku serta metode seleksi dan indeks yang digunakan.

Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah


Eksplorasi konten lain dari hasanah.info

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top