
Kita sebagai orang Islam, satu-satunya cara mendapat akhir yang baik adalah dengan menyembah Allah dan berusaha menjadi orang saleh (bertakwa) dengan melaksanakan segala perintah dan menjauhi larangannya. Itulah yang dikatakan Nabi Ibrahim alaihi salam saat berdebat dengan ayah dan kaumnya dan kemudian membaca doa husnul khotimah.
berikut adalah doanya:
فَاِنَّهُمْ عَدُوٌّ لِّيْٓ اِلَّا
Sesungguhnya mereka itu adalah musuhku, lain halnya
رَبَّ الْعٰلَمِيْنَۙ ٧٧
الَّذِيْ خَلَقَنِيْ فَهُوَ يَهْدِيْنِۙ ٧٨
وَالَّذِيْ هُوَ يُطْعِمُنِيْ وَيَسْقِيْنِۙ ٧٩
وَاِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِيْنِۙ ٨٠
وَالَّذِيْ يُمِيْتُنِيْ ثُمَّ يُحْيِيْنِۙ ٨١
وَالَّذِيْٓ اَطْمَعُ اَنْ يَّغْفِرَ لِيْ خَطِيْۤـَٔتِيْ يَوْمَ الدِّيْنِۗ ٨٢
رَبِّ هَبْ لِيْ حُكْمًا وَّاَلْحِقْنِيْ بِالصّٰلِحِيْنَۙ ٨٣
وَاجْعَلْ لِّيْ لِسَانَ صِدْقٍ فِى الْاٰخِرِيْنَۙ ٨٤
وَاجْعَلْنِيْ مِنْ وَّرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيْمِۙ ٨٥
وَاغْفِرْ لِاَبِيْٓ اِنَّهٗ كَانَ مِنَ الضَّاۤلِّيْنَۙ ٨٦
Ampunilah ayahku! Sesungguhnya dia termasuk orang-orang sesat. (86)
وَلَا تُخْزِنِيْ يَوْمَ يُبْعَثُوْنَۙ ٨٧
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَۙ ٨٨
اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍۗ ٨٩
rabbal-‘âlamîn (77) alladzî khalaqanî fa huwa yahdîn (78) walladzî huwa yuth‘imunî wa yasqîn (79) wa idzâ maridltu fa huwa yasyfîn (80) walladzî yumîtunî tsumma yuḫyîn (81) walladzî athma‘u ay yaghfira lî khathî’atî yaumad-dîn (82) rabbi hab lî ḫukmaw wa al-ḫiqnî bish-shâliḫîn (83) waj‘al lî lisâna shidqin fil-âkhirîn (84) waj‘alnî miw waratsati jannatin-na‘îm (85)
wa lâ tukhzinî yauma yub‘atsûn (87) yauma lâ yanfa‘u mâluw wa lâ banûn (88) illâ man atallâha biqalbin salîm (89)
Tuhan pemelihara semesta alam. (77) (Allah) yang telah menciptakanku. Maka, Dia (pula) yang memberi petunjuk kepadaku. (78) Dia (pula) yang memberiku makan dan minum. (79) Apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku. (80) (Dia) yang akan mematikanku, kemudian menghidupkanku (kembali). (81) (Dia) yang sangat kuinginkan untuk mengampuni kesalahanku pada hari Pembalasan.” (82) “Wahai Tuhanku, berikanlah kepadaku hukum (ilmu dan hikmah) dan pertemukanlah aku dengan orang-orang saleh. (83) Jadikanlah aku sebagai buah tutur yang baik di kalangan orang-orang (yang datang) kemudian. (84) Jadikanlah aku termasuk orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan. (85)
Janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. (87) (Yaitu) pada hari ketika tidak berguna (lagi) harta dan anak-anak. (88) Kecuali, orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (89)
Apa kisah dibalik Doa Husnul Khotimah ini?
Doa ini tercantum dalam al-Qur’an surah asy-Syu’ara’ ayat 77-89, ayat ini mengisahkan tentang perdebatan Nabi Ibrahim alaihi salam dengan ayah dan kaumnya. Kaumnya bertanya mengapa sang Nabi tidak mau menyembah berhala sesuai dengan kepercayaan nenek moyang mereka dahulu. Nabi kemudian menjawabnya.
*Kita pun dapat meniru doa Nabi Ibrahim alaihi salam sesuai dengan baris latin yang diatas. (Peringatan keras) Kita tidak boleh membaca ayat no 86 saat berdoa karena Allah tidak membenarkan orang mukmin memintakan ampunan untuk orang-orang kafir
Mengapa Penting Membaca Doa Husnul Khotimah?
Doa husnul khotimah, yaitu doa agar akhir hayat kita mendapatkan keadaan yang baik dan husnul khotimah, sangat penting karena memiliki beberapa makna dan manfaat penting dalam keimanan seorang Muslim, di antaranya:
- Mengharap Kehidupan Akhir yang Baik:
Doa ini menunjukkan harapan agar kita meninggal dunia dalam keadaan iman yang kuat, taat kepada Allah, dan mendapatkan rahmat-Nya. Kehidupan akhir yang baik adalah puncak dari keberhasilan seorang Muslim. - Menguatkan Keimanan dan Ketakwaan:
Dengan berdoa husnul khotimah, kita senantiasa diingatkan untuk memperbaiki amal dan memperkuat keimanan agar meninggal dalam keadaan yang diridhai Allah. - Memohon Ampunan dan Rahmat Allah:
Doa ini adalah bentuk pengharapan agar Allah memberikan ampunan dan rahmat-Nya saat ajal menjemput, sehingga meninggalkan dunia ini dalam keadaan yang penuh keberkahan. - Pentingnya Persiapan Menghadap Mati:
Doa ini mengingatkan kita bahwa kematian adalah hal yang pasti dan harus disiapkan dengan amal saleh dan keimanan yang kokoh. - Berdoa untuk Kebaikan di Akhirat:
Husnul khotimah berkaitan dengan keberuntungan di akhirat, di mana kita berharap memperoleh surga dan selamat dari siksa neraka.
Kesimpulan
Secara umum, doa husnul khotimah mencerminkan kesungguhan seorang Muslim dalam memohon perlindungan dan keberkahan saat menghadapi kematian serta berharap mendapatkan rahmat Allah di akhir hayatnya. Oleh karena itu, doa ini sangat penting sebagai bagian dari ikhtiar spiritual dan keimanan kita.
Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.