Doa agar Tidak Menjadi Bodoh (Jahil); Doa Nabi Musa saat Berdebat

<a href='https://id.pngtree.com/freepng/doaa-name-in-arabic_6580027.html'>Gambar PNG berasal dari id.pngtree.com/</a>
Gambar PNG berasal dari id.pngtree.com/

Sebagai manusia, kita semua tentu tidak ingin menjadi bodoh (Jahil) dan menjalani hidup dengan baik dan benar di mata Allah.

Dengan memohon perlindungan kepada Allah, kita berharap diberikan ilmu yang bermanfaat serta dijauhkan dari sikap jahil yang bisa menimbulkan kesalahan dan kerugian bagi diri sendiri bahkan orang lain. Berikut adalah doa yang bisa dibaca setiap hari seusai salat dan atau ketika sedang menghadapi pilihan sulit :

اَعُوْذُ بِاللّٰهِ اَنْ اَكُوْنَ مِنَ الْجٰهِلِيْنَ

a‘ûdzu billâhi an akûna minal-jâhilîn

“Aku berlindung kepada Allah agar tidak termasuk orang-orang yang jahil.”

Mengapa Doa Agar Tidak Menjadi Bodoh (Jahil) itu penting?

Doa ini penting karena berfungsi sebagai permohonan perlindungan dan bimbingan dari Tuhan agar kita tetap menjalani hidup dengan hati yang baik, menghindari perbuatan buruk, serta menjaga akhlak dan moralitas. Dengan berdoa, kita diingatkan untuk selalu introspeksi, memperkuat niat baik, dan memohon kekuatan untuk menghindari godaan yang dapat membawa kita menuju kejahatan.

Dari Mana Sumber Doa Agar Tidak Menjadi Bodoh (Jahil)?

Doa ini bersumber dari Al-Qur’an surah al-Baqarah ayat 67. doa ini dibaca oleh Nabi Musa alaihi salam saat berdebat dengan kaumnya yang menolak untuk menyembelih sapi sebelum diberikan rincian ukuran dan warna sapi apa yang perlu disembelih. Karena kaumnya tersebut ingin sesuatu yang detail dan sempurna sebelum melakukan sesuatu, yang padahal akan merepotkan mereka sendiri saat mencari sapi tersebut.

Berikut adalah ayat lengkap dari surat al-Baqarah ayat 67 :

وَاِذْ قَالَ مُوْسٰى لِقَوْمِهٖٓ اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُكُمْ اَنْ تَذْبَحُوْا بَقَرَةًۗ 

قَالُوْٓا اَتَتَّخِذُنَا هُزُوًا ۗ قَالَ اَعُوْذُ بِاللّٰهِ اَنْ اَكُوْنَ مِنَ الْجٰهِلِيْنَ

(Ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Allah memerintahkan kamu agar menyembelih seekor sapi.” Mereka bertanya, “Apakah engkau akan menjadikan kami sebagai ejekan?” Dia menjawab, “Aku berlindung kepada Allah agar tidak termasuk orang-orang yang jahil.”

Kata jahil bisa berarti ‘bodoh’, ‘meyakini sesuatu yang tidak benar’, atau ‘melakukan perbuatan yang tidak layak dikerjakan’.

Kesimpulan

Doa ini membantu menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama dan Allah, sehingga kita dapat hidup dengan penuh kasih sayang, kejujuran, dan kebajikan. Doa ini adalah bentuk usaha spiritual untuk selalu berupaya menjadi pribadi yang baik dan terhindar dari perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah


Eksplorasi konten lain dari hasanah.info

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top