Cultural Lag: Menyelami Dinamika Perubahan dalam Masyarakat
Dalam kajian sosiologi, konsep cultural lag atau keterlambatan budaya merupakan fenomena yang menunjukkan ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan material dan non-material dalam suatu masyarakat. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh sosiolog William F. Ogburn pada awal abad ke-20. Ia menjelaskan bahwa perubahan dalam aspek material budaya, seperti teknologi dan inovasi, cenderung terjadi lebih cepat dibandingkan dengan perubahan dalam aspek non-material, seperti norma, nilai, dan kepercayaan. Akibatnya, tercipta sebuah “keterlambatan” yang dapat menimbulkan berbagai dampak sosial dan budaya.
Cultural Lag: Menyelami Dinamika Perubahan dalam Masyarakat Read More »






