Asbabun Nuzul An-Nisa 4;95 – Hadis Sahih Bukhari 2831

https://hasanah.info/category/kajian/rukun-iman/kitab-suci/al-quran/asbabun-nuzul/
https://hasanah.info/category/kajian/rukun-iman/kitab-suci/al-quran/asbabun-nuzul/

Beberapa ayat dalam al-Qur’an memiliki momen tertentu saat turun sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam. Berikut adalah Asbabun Nuzul An-Nisa 4;95

An-Nisa 4;95

لَا يَسْتَوِى الْقٰعِدُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ غَيْرُ اُولِى الضَّرَرِ وَالْمُجٰهِدُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْۗ فَضَّلَ اللّٰهُ الْمُجٰهِدِيْنَ بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْ عَلَى الْقٰعِدِيْنَ دَرَجَةًۗ وَكُلًّا وَّعَدَ اللّٰهُ الْحُسْنٰىۗ وَفَضَّلَ اللّٰهُ الْمُجٰهِدِيْنَ عَلَى الْقٰعِدِيْنَ اَجْرًا عَظِيْمًاۙ ۝٩٥

lâ yastawil-qâ‘idûna minal-mu’minîna ghairu ulidl-dlarari wal-mujâhidûna fî sabîlillâhi bi’amwâlihim wa anfusihim, fadldlalallâhul-mujâhidîna bi’amwâlihim wa anfusihim ‘alal-qâ‘idîna darajah, wa kullaw wa‘adallâhul-ḫusnâ, wa fadldlalallâhul-mujâhidîna ‘alal-qâ‘idîna ajran ‘adhîmâ

Tidak sama orang-orang mukmin yang duduk (tidak turut berperang) tanpa mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwanya. Allah melebihkan derajat orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk (tidak ikut berperang tanpa uzur). Kepada masing-masing, Allah menjanjikan (pahala) yang terbaik (surga), (tetapi) Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang-orang yang duduk dengan pahala yang besar.

Asbabun Nuzul An-Nisa 4;95

Ayat ini turun berkaitan dengan ‘Abdullàh bin Ummi Maktùm yang berkecil hati karena tidak mampu berjihad di jalan Allah. Ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang memiliki uzur sehingga tidak bisa berperang di jalan Allah tetap akan ditinggikan derajatnya oleh Allah.

حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ ـ رضى الله عنه ـ يَقُولُ لَمَّا نَزَلَتْ ‏{‏لاَ يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ‏}‏ دَعَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم زَيْدًا، فَجَاءَ بِكَتِفٍ فَكَتَبَهَا، وَشَكَا ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ ضَرَارَتَهُ فَنَزَلَتْ ‏{‏لاَ يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ ‏}‏‏.‏

Al-Barà’ (bin ‘Àzib) radiyallàhu ‘anhu berkata, “Ketika ayat là yastawilqà‘ idùna minal-mu’minìna turun, Rasulullah memanggil Zaid (bin Šàbit) untuk menulis ayat tersebut. Zaid menghadap Rasulullah sembari membawa seonggok tulang belikat kambing; ia pun menulis ayat tersebut dI sana. Mendengar ayat ini dilantunkan, Ibnu Ummi Maktùm mengadukan kebutaannya kepada Rasulullah, yang membuatnya tidak dapat ikut berperang, lalu turunlah ayat, là yastawil-qà‘idùna minal-mu’minìna gairu uliý-ýarari.”

Hadis ini mirip dengan hadis sahih Bukhari 4592, 4593, 4594 dan Muslim 1898

Sumber Data Asbabun Nuzul An-Nisa 4;95

Data ini berasal dari hadis sahih Bukhari 2831, yang ada di dalam buku ASBÀBUN-NUZÙL: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur’an, Muchlis M. Hanafi (ed.), Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Jakarta, 2017

hadits.id, quran.comsunnah.com

Al-Qur’an Kemenag 2019

dan beberapa buku lainnya,-

Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah

Asbabun Nuzul An-Nisa 4;95 Asbabun Nuzul An-Nisa 4;95 Asbabun Nuzul An-Nisa 4;95 Asbabun Nuzul An-Nisa 4;95


Eksplorasi konten lain dari hasanah.info

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top