Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;88 – Hadis Sahih Muslim 2776

https://hasanah.info/category/kajian/rukun-iman/kitab-suci/al-quran/asbabun-nuzul/
https://hasanah.info/category/kajian/rukun-iman/kitab-suci/al-quran/asbabun-nuzul/

Beberapa ayat dalam al-Qur’an memiliki momen tertentu saat turun sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam. Berikut adalah Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;88

An-Nisa’ 4;88

 فَمَا لَكُمْ فِى الْمُنٰفِقِيْنَ فِئَتَيْنِ وَاللّٰهُ اَرْكَسَهُمْ بِمَا كَسَبُوْاۗ اَتُرِيْدُوْنَ اَنْ تَهْدُوْا مَنْ اَضَلَّ اللّٰهُۗ وَمَنْ يُّضْلِلِ اللّٰهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهٗ سَبِيْلًا ۝٨٨

fa mâ lakum fil-munâfiqîna fi’ataini wallâhu arkasahum bimâ kasabû, a turîdûna an tahdû man adlallallâh, wa may yudllilillâhu fa lan tajida lahû sabîlâ

Mengapa kamu (wahai orang mukmin) (terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik, padahal Allah telah mengembalikan mereka (pada kekufuran) karena usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang yang telah dibiarkan sesat oleh Allah? Siapa yang dibiarkan sesat oleh Allah niscaya engkau (Nabi Muhammad) tidak akan menemukan jalan baginya (untuk diberi petunjuk).

Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;88

Sebelum Perang Uhud terjadi, sebagian pasukan muslim kembali ke Madinah karena takut melihat kekuatan musuh dan termakan hasutan ‘Abdullah bin Ubay. Sebagian sahabat bersikeras menumpas mereka, namun sebagian lainnya ingin agar mereka dibiarkan. Untuk meredakan perselisihan itulah ayat ini diturunkan.

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ الْعَنْبَرِيُّ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَدِيٍّ، – وَهُوَ ابْنُ ثَابِتٍ – قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ، يُحَدِّثُ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم خَرَجَ إِلَى أُحُدٍ فَرَجَعَ نَاسٌ مِمَّنْ كَانَ مَعَهُ فَكَانَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِيهِمْ فِرْقَتَيْنِ قَالَ بَعْضُهُمْ نَقْتُلُهُمْ ‏.‏ وَقَالَ بَعْضُهُمْ لاَ ‏.‏ فَنَزَلَتْ ‏{‏ فَمَا لَكُمْ فِي الْمُنَافِقِينَ فِئَتَيْنِ‏}

Zaid bin Šàbit berkata, “Ketika Rasulullah berangkat ke Bukit Uhud untuk berperang, banyak pasukan yang pergi bersamanya, namun sebagian dari mereka kembali ke Madinah karena hasutan kaum munafik. Dalam menyikapi hal ini para sahabat terbagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengatakan, ‘Kita bunuh saja mereka.’ Kelompok lainnya berkata, ‘Jangan, kita tidak boleh membunuh mereka.’ Berkaitan dengan hal ini Allah lalu menurunkan ayat, famà lakum fil-munàfiqìna fi’ataini wallàhu arkasahum bimà kasabù.”

Hadis ini mirip dengan hadis sahih Bukhari 1884, 4050 dan 4589

Sumber Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;88

Data ini berasal dari hadis sahih Muslim 2776. yang ada dalam buku ASBÀBUN-NUZÙL: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur’an, Muchlis M. Hanafi (ed.), Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Jakarta, 2017

hadits.id, quran.comsunnah.com

Al-Qur’an Kemenag 2019

dan beberapa buku lainnya,-

Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah

Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;88 Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;88 Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;88


Eksplorasi konten lain dari hasanah.info

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top