Asbabun Nuzul Al-Qamar 54;47-49 – Hadis Sahih Muslim 2656

https://hasanah.info/category/kajian/rukun-iman/kitab-suci/al-quran/asbabun-nuzul/
https://hasanah.info/category/kajian/rukun-iman/kitab-suci/al-quran/asbabun-nuzul/

Beberapa ayat dalam al-Qur’an memiliki momen tertentu saat turun sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam. Berikut adalah Asbabun Nuzul Al-Qamar 54;47-49

Al-Qamar 54;47-49

اِنَّ الْمُجْرِمِيْنَ فِيْ ضَلٰلٍ وَّسُعُرٍۘ ۝٤٧

يَوْمَ يُسْحَبُوْنَ فِى النَّارِ عَلٰى وُجُوْهِهِمْۗ ذُوْقُوْا مَسَّ سَقَرَ ۝٤٨

اِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنٰهُ بِقَدَرٍ ۝٤٩

innal-mujrimîna fî dlalâliw wa su‘ur (47)

yauma yus-ḫabûna fin-nâri ‘alâ wujûhihim, dzûqû massa saqar (48)

innâ kulla syai’in khalaqnâhu biqadar (49)

Sesungguhnya para pendurhaka berada dalam kesesatan dan akan berada dalam (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala). (47)

Pada hari (ketika) mereka diseret ke neraka dengan wajah (tertelungkup), (dikatakan kepada mereka,) “Rasakanlah sentuhan (api neraka) Saqar.” (48)

Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu sesuai dengan ukuran. (49)

Asbabun Nuzul Al-Qamar 54;47-49

Ayat di atas turun untuk menanggapi salah satu pertanyaan yang kaum musyrik ajukan kepada Nabi guna membuktikan kebenaran pengakuannya sebagai utusan Allah, yaitu pertanyaan tentang kadar.

حَدَّثَنِي عَبْدُ الأَعْلَى بْنُ حَمَّادٍ، قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ ح وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكٍ، فِيمَا قُرِئَ عَلَيْهِ عَنْ زِيَادِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُسْلِمٍ، عَنْ طَاوُسٍ، أَنَّهُ قَالَ أَدْرَكْتُ نَاسًا مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُونَ كُلُّ شَىْءٍ بِقَدَرٍ ‏.‏ قَالَ وَسَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏”‏ كُلُّ شَىْءٍ بِقَدَرٍ حَتَّى الْعَجْزُ وَالْكَيْسُ أَوِ الْكَيْسُ وَالْعَجْزُ ‏”‏ ‏.‏

Tawus melaporkan: Saya menemui beberapa Sahabat Rasulullah (ﷺ) yang mengatakan: Segala sesuatu adalah dengan ukuran. Dan dia lebih lanjut berkata: Saya mendengar Abdullah bin ‘Umar berkata: Ada ukuran untuk segala sesuatu—bahkan untuk ketidakmampuan dan kemampuan.

Muhammad Fu’àd ‘Abdul-Bàqì dalam tahqìq-nya atas sahìh Muslim mengatakan, “Kadar yang dimaksud adalah apa saja yang ditetapkan dan diputuskan oleh Allah atas pengetahuan dan kehendak-Nya. Selain menegaskan eksistensi kadar, ayat dan hadis ini juga mengabarkan bahwa kadar itu meliputi apa saja. Artinya, segala sesuatu telah ditakdirkan oleh Allah pada zaman azali, serta diketahui dan dikehendaki oleh-Nya.”

Sumber Data Asbabun Nuzul Al-Qamar 54;47-49

Data ini berasal dari hadis sahih Muslim 2656. yang ada dalam buku ASBÀBUN-NUZÙL: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur’an, Muchlis M. Hanafi (ed.), Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Jakarta, 2017

dan beberapa buku lainnya,-

Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah


Eksplorasi konten lain dari hasanah.info

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top