
Beberapa ayat dalam al-Qur’an memiliki momen tertentu saat turun sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam. Berikut adalah Asbabun Nuzul Al-Ma’idah 5;101
Al-Ma’idah 5;101
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَسْـَٔلُوْا عَنْ اَشْيَاۤءَ اِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْۚ وَاِنْ تَسْـَٔلُوْا عَنْهَا حِيْنَ يُنَزَّلُ الْقُرْاٰنُ تُبْدَ لَكُمْۗ عَفَا اللّٰهُ عَنْهَاۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ حَلِيْمٌ ١٠١
yâ ayyuhalladzîna âmanû lâ tas’alû ‘an asy-yâ’a in tubda lakum tasu’kum, wa in tas’alû ‘an-hâ ḫîna yunazzalul-qur’ânu tubda lakum, ‘afallâhu ‘an-hâ, wallâhu ghafûrun ḫalîm
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu (niscaya) menyusahkan kamu. Jika kamu menanyakannya ketika Al-Qur’an sedang diturunkan, (niscaya) akan diterangkan kepadamu. Allah telah memaafkan (kamu) tentang hal itu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.
Asbabun Nuzul Al-Ma’idah 5;101
Ayat ini turun untuk menegur sahabat yang menanyakan kepada Nabi hal yang tidak berguna atau hal-hal secara mendetail yang justru memberatkan mereka sendiri.
حَدَّثَنَا مُنْذِرُ بْنُ الْوَلِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجَارُودِيُّ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ مُوسَى بْنِ أَنَسٍ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ خَطَبَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم خُطْبَةً مَا سَمِعْتُ مِثْلَهَا قَطُّ، قَالَ ” لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلاً وَلَبَكَيْتُمْ كَثِيرًا ”. قَالَ فَغَطَّى أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وُجُوهَهُمْ لَهُمْ خَنِينٌ، فَقَالَ رَجُلٌ مَنْ أَبِي قَالَ فُلاَنٌ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الآيَةُ {لاَ تَسْأَلُوا عَنْ أَشْيَاءَ إِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ}. رَوَاهُ النَّضْرُ وَرَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ عَنْ شُعْبَةَ.
Diriwayatkan dari Anas: Rasulullah (ﷺ) menyampaikan khutbah yang tidak pernah saya dengar sebelumnya. Dia berkata, “Jika kalian mengetahui apa yang saya ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” Mendengar itu, para sahabat Rasulullah (ﷺ) menutupi wajah mereka dan terdengar suara tangisan mereka. Seorang lelaki bertanya, “Siapa ayahku?” Rasulullah (ﷺ) menjawab, “Fulan.” Maka ayat ini diturunkan: “Janganlah kalian bertanya tentang hal-hal yang jika dijelaskan kepada kalian, dapat menyusahkan kalian.” (5.101)
Hadis ini mirip dengan hadis sahih Muslim 2359
Sumber Data Asbabun Nuzul Al-Ma’idah 5;101
Data ini berasal dari hadis sahih Bukhari 4621. yang ada dalam buku ASBÀBUN-NUZÙL: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur’an, Muchlis M. Hanafi (ed.), Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Jakarta, 2017
dan beberapa buku lainnya,-
Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.