
Beberapa ayat dalam al-Qur’an memiliki momen tertentu saat turun sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam. Berikut adalah Asbabun Nuzul Al-Jasiyah 45;24
Al-Jasiyah 45;24
وَقَالُوْا مَا هِيَ اِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوْتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَآ اِلَّا الدَّهْرُۚ وَمَا لَهُمْ بِذٰلِكَ مِنْ عِلْمٍۚ اِنْ هُمْ اِلَّا يَظُنُّوْنَ ٢٤
wa qâlû mâ hiya illâ ḫayâtunad-dun-yâ namûtu wa naḫyâ wa mâ yuhlikunâ illad-dahr, wa mâ lahum bidzâlika min ‘ilm, in hum illâ yadhunnûn
Mereka berkata, “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa.” Padahal, mereka tidak mempunyai ilmu (sama sekali) tentang itu. Mereka hanyalah menduga-duga.
Asbabun Nuzul Al-Jasiyah 45;24
Ayat ini turun berkenaan dengan sikap kaum jahiliah yang mengingkari kekuasaan Allah untuk menghidupkan dan mematikan mereka. Mereka berkeyakinan bahwa kehidupan dan kematian ditentukan oleh masa, bukan oleh Tuhan pemilik masa tersebut.
حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ، أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ سَرْحٍ وَحَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى قَالاَ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ، حَدَّثَنِي يُونُسُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَالَ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ” قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَسُبُّ ابْنُ آدَمَ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ بِيَدِيَ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ ” .
Telah menceritakan kepada kami Abu Thahir Ahmad bin Amru bin Sarh dan Harmalah bin Yahya, mereka berkata: Telah mengabarkan kepada kami Ibn Wahb, telah memberitakan kepadaku Yunus, dari Ibn Shihab, telah memberitakan kepadaku Abu Salamah bin Abdurrahman, berkata Abu Hurairah: Aku mendengar Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: “Allah, Yang Maha Tinggi dan Mulia, berfirman: “Anak Adam mencela Dahr (waktu), padahal Aku adalah Dahr, di Tangan-Ku ada malam dan siang.”
Hadis ini mirip dengan hadis sahih Bukhari 4826 dan 7491
Sumber Data Asbabun Nuzul Al-Jasiyah 45;24
Data ini berasal dari hadis sahih Muslim 2246. yang ada dalam buku ASBÀBUN-NUZÙL: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur’an, Muchlis M. Hanafi (ed.), Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Jakarta, 2017
hadits.id, quran.com, sunnah.com
Al-Qur’an Kemenag 2019
dan beberapa buku lainnya,-
Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.