Asbabun Nuzul Al-Fath 48;24-26 – Hadis Sahih Muslim 1808

https://hasanah.info/category/kajian/rukun-iman/kitab-suci/al-quran/asbabun-nuzul/
https://hasanah.info/category/kajian/rukun-iman/kitab-suci/al-quran/asbabun-nuzul/

Beberapa ayat dalam al-Qur’an memiliki momen tertentu saat turun sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam. Berikut adalah Asbabun Nuzul Al-Fath 48;24-26

Al-Fath 48;24-26

وَهُوَ الَّذِيْ كَفَّ اَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ عَنْهُمْ بِبَطْنِ مَكَّةَ مِنْۢ بَعْدِ اَنْ اَظْفَرَكُمْ عَلَيْهِمْۗ وَكَانَ اللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرًا ۝٢٤

هُمُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَصَدُّوْكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَالْهَدْيَ مَعْكُوْفًا اَنْ يَّبْلُغَ مَحِلَّهٗۚ وَلَوْلَا رِجَالٌ مُّؤْمِنُوْنَ وَنِسَاۤءٌ مُّؤْمِنٰتٌ لَّمْ تَعْلَمُوْهُمْ اَنْ تَطَـُٔوْهُمْ فَتُصِيْبَكُمْ مِّنْهُمْ مَّعَرَّةٌ ۢ بِغَيْرِ عِلْمٍۚ لِيُدْخِلَ اللّٰهُ فِيْ رَحْمَتِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُۚ لَوْ تَزَيَّلُوْا لَعَذَّبْنَا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْهُمْ عَذَابًا اَلِيْمًا ۝٢٥

اِذْ جَعَلَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ قُلُوْبِهِمُ الْحَمِيَّةَ حَمِيَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ فَاَنْزَلَ اللّٰهُ سَكِيْنَتَهٗ عَلٰى رَسُوْلِهٖ وَعَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ وَاَلْزَمَهُمْ كَلِمَةَ التَّقْوٰى وَكَانُوْٓا اَحَقَّ بِهَا وَاَهْلَهَاۗ وَكَانَ اللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًاࣖ ۝٢٦

wa huwalladzî kaffa aidiyahum ‘angkum wa aidiyakum ‘an-hum bibathni makkata mim ba‘di an adhfarakum ‘alaihim, wa kânallâhu bimâ ta‘malûna bashîrâ (24)
humulladzîna kafarû wa shaddûkum ‘anil-masjidil-ḫarâmi wal-hadya ma‘kûfan ay yablugha maḫillah, walau lâ rijâlum mu’minûna wa nisâ’um mu’minâtul lam ta‘lamûhum an tatha‘ûhum fa tushîbakum min-hum ma‘arratum bighairi ‘ilm, liyudkhilallâhu fî raḫmatihî may yasyâ’, lau tazayyalû la‘adzdzabnalladzîna kafarû min-hum ‘adzâban alîmâ (25)
idz ja‘alalladzîna kafarû fî qulûbihimul-ḫamiyyata ḫamiyyatal-jâhiliyyati fa anzalallâhu sakînatahû ‘alâ rasûlihî wa ‘alal-mu’minîna wa alzamahum kalimatat-taqwâ wa kânû aḫaqqa bihâ wa ahlahâ, wa kânallâhu bikulli syai’in ‘alîmâ (26)

Dialah (Allah) yang menahan tangan (mencegah) mereka dari (upaya menganiaya) kamu dan menahan tangan (mencegah) kamu dari (upaya menganiaya) mereka di tengah (kota) Makkah setelah Dia memenangkan kamu atas mereka. Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (24)

Merekalah orang-orang yang kufur dan menghalang-halangi kamu (masuk) Masjidilharam dan (menghalangi pula) hewan-hewan kurban yang terkumpul sampai ke tempat (penyembelihan)-nya. Seandainya tidak ada beberapa orang laki-laki dan perempuan yang beriman yang tidak kamu ketahui (keberadaannya karena berbaur dengan orang-orang kafir, yaitu seandainya tidak dikhawatirkan) kamu akan membunuh mereka yang menyebabkan kamu ditimpa kesulitan tanpa kamu sadari, (maka Allah tidak akan mencegahmu untuk memerangi mereka. Itu semua) karena Allah hendak memasukkan siapa yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya. Sekiranya mereka terpisah, tentu Kami akan mengazab orang-orang yang kufur di antara mereka dengan azab yang pedih.(25)

(Kami akan mengazab) orang-orang yang kufur ketika mereka menanamkan kesombongan dalam hati mereka, (yaitu) kesombongan jahiliah, lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya dan orang-orang mukmin. (Allah) menetapkan pula untuk mereka kalimat takwa (Tauhid) Mereka lebih berhak atas kalimat itu dan patut memilikinya. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (26)

Asbabun Nuzul Al-Fath 48;24-26

Ayat ini mengisahkan tentang Perjanjian Hudaibiyah dan bagaimana Nabi menepati isi perjanjian.

حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُحَمَّدٍ النَّاقِدُ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّ ثَمَانِينَ، رَجُلاً مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ هَبَطُوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مِنْ جَبَلِ التَّنْعِيمِ مُتَسَلِّحِينَ يُرِيدُونَ غِرَّةَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَأَصْحَابِهِ فَأَخَذَهُمْ سَلَمًا فَاسْتَحْيَاهُمْ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ ‏{‏ وَهُوَ الَّذِي كَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ عَنْهُمْ بِبَطْنِ مَكَّةَ مِنْ بَعْدِ أَنْ أَظْفَرَكُمْ عَلَيْهِمْ‏}

Telah diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa delapan puluh orang dari penduduk Mekkah menyerang Rasulullah (ﷺ) dari gunung Tan’im. Mereka bersenjata dan ingin menyerang Nabi (ﷺ) dan para sahabatnya secara tiba-tiba. Namun, Nabi (ﷺ) menangkap mereka tetapi mengampuni nyawa mereka. Maka, Allah, Yang Maha Tinggi dan Mulia, menurunkan ayat: “Dialah yang menahan tangan kalian dari mereka dan tangan mereka dari kalian di lembah Mekkah setelah Dia memberikan kemenangan kepada kalian atas mereka.”

Cerita lengkap hadis ini ada di hadis sahih Muslim 1807

dan dalam cerita lain pada sahih Bukhari 2731, dan 2732

Sumber Data Asbabun Nuzul Al-Fath 48;24-26

Data ini berasal dari hadis sahih Muslim 1807. yang ada dalam buku ASBÀBUN-NUZÙL: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur’an, Muchlis M. Hanafi (ed.), Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Jakarta, 2017

dan beberapa buku lainnya,-

Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah

Asbabun Nuzul Al-Fath 48;24-26 Asbabun Nuzul Al-Fath 48;24-26 Asbabun Nuzul Al-Fath 48;24-26 Asbabun Nuzul Al-Fath 48;24-26 Asbabun Nuzul Al-Fath 48;24-26 Asbabun Nuzul Al-Fath 48;24-26


Eksplorasi konten lain dari hasanah.info

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top