Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;65 – Hadis Sahih Bukhari 2708

https://hasanah.info/category/kajian/rukun-iman/kitab-suci/al-quran/asbabun-nuzul/
https://hasanah.info/category/kajian/rukun-iman/kitab-suci/al-quran/asbabun-nuzul/

Beberapa ayat dalam al-Qur’an memiliki momen tertentu saat turun sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam. Berikut adalah Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;65

An-Nisa’ 4;65

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُوْنَ حَتّٰى يُحَكِّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوْا فِيْٓ اَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ۝٦٥

fa lâ wa rabbika lâ yu’minûna ḫattâ yuḫakkimûka fîmâ syajara bainahum tsumma lâ yajidû fî anfusihim ḫarajam mimmâ qadlaita wa yusallimû taslîmâ

Demi Tuhanmu, mereka tidak beriman hingga bertahkim* kepadamu (Nabi Muhammad) dalam perkara yang diperselisihkan di antara mereka. Kemudian, tidak ada keberatan dalam diri mereka terhadap putusan yang engkau berikan dan mereka terima dengan sepenuhnya.

*menjadikan Nabi Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan,

Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;65

Ayat ini turun berkaitan seorang pria Ansar yang enggan menerima putusan Rasulullah atas sengketa antara dirinya dengan az-Zubair bin ‘Awwàm dalam hal irigasi ladang mereka. Ia lupa bahwa Rasulullah dalam memutuskan suatu perkara pasti mendapat petunjuk dari Allah.

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ، أَنَّ الزُّبَيْرَ، كَانَ يُحَدِّثُ أَنَّهُ خَاصَمَ رَجُلاً مِنَ الأَنْصَارِ قَدْ شَهِدَ بَدْرًا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي شِرَاجٍ مِنَ الْحَرَّةِ كَانَا يَسْقِيَانِ بِهِ كِلاَهُمَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِلزُّبَيْرِ ‏”‏ اسْقِ يَا زُبَيْرُ ثُمَّ أَرْسِلْ إِلَى جَارِكَ ‏”‏‏.‏ فَغَضِبَ الأَنْصَارِيُّ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ آنْ كَانَ ابْنَ عَمَّتِكَ فَتَلَوَّنَ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ قَالَ ‏”‏ اسْقِ ثُمَّ احْبِسْ حَتَّى يَبْلُغَ الْجَدْرَ ‏”‏‏.‏ فَاسْتَوْعَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حِينَئِذٍ حَقَّهُ لِلزُّبَيْرِ، وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَبْلَ ذَلِكَ أَشَارَ عَلَى الزُّبَيْرِ بِرَأْىٍ سَعَةٍ لَهُ وَلِلأَنْصَارِيِّ، فَلَمَّا أَحْفَظَ الأَنْصَارِيُّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم اسْتَوْعَى لِلزُّبَيْرِ حَقَّهُ فِي صَرِيحِ الْحُكْمِ‏.‏ قَالَ عُرْوَةُ قَالَ الزُّبَيْرُ وَاللَّهِ مَا أَحْسِبُ هَذِهِ الآيَةَ نَزَلَتْ إِلاَّ فِي ذَلِكَ ‏{‏فَلاَ وَرَبِّكَ لاَ يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ‏}‏ الآيَةَ‏.‏

‘Urwah bin az-Zubair mengutip ayahnya bercerita bahwa suatu hari ia bersengketa dengan seorang pria Ansar yang pernah ikut Perang Badar bersama Rasulullah sallallàhu ‘alaihi wasallam. Mereka bersengketa tentang irigasi untuk mengairi kebun. Usai mendengar penjelasan keduanya, Rasulullah bersabda kepada az-Zubair, “Wahai az-Zubair, sirami ladangmu terlebih dahulu, lalu biarkan air itu mengalir hingga ke ladang tetanggamu.”

Mendengar keputusan Rasulullah tersebut pria Ansar itu marah. Ia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah karena ia anak bibimu sehingga engkau memenangkannya?” Dengan raut wajah yang tiba-tiba berubah, beliau bersabda, “Wahai az-Zubair, sirami kebunmu dengan air itu. Biarkan air itu tertahan di sana hingga memenuhi kebunmu.”

Dengan putusan itu Rasulullah memberikan hak lebih kepada az-Zubair, padahal sebelumnya beliau mengisyaratkan untuk memberi keputusan yang menguntungkan kedua belah pihak. Ketika pria Ansar itu protes kepada Rasulullah, beliau lalu memberikan hak az-Zubair sepenuhnya sesuai dengan hukum yang semestinya. ‘Urwah lalu menambahkan bahwa az-Zubair berkata, “Demi Allah, aku yakin ayat ini turun berkaitan dengan kejadian tersebut, falà warabbika là yu’minùna hattà yuhakkimùka fìmà syajara bainahum.”

Hadis ini mirip dengan hadis sahih Bukhari 2360, 2361, 2362, dan Muslim 2357

Sumber Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;65

Data ini berasal dari hadis sahih Bukhari 2708. yang ada dalam buku ASBÀBUN-NUZÙL: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur’an, Muchlis M. Hanafi (ed.), Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Jakarta, 2017

hadits.id, quran.comsunnah.com

Al-Qur’an Kemenag 2019

dan beberapa buku lainnya,-

Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah

Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;65 Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;65 Asbabun Nuzul An-Nisa’ 4;65


Eksplorasi konten lain dari hasanah.info

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top