Memperbanyak Amal di 10 Hari Terakhir Ramadan – Hadis Sahih Bukhari 2024

https://hasanah.info/category/kajian/rukun-islam/puasa/
https://hasanah.info/category/kajian/rukun-islam/puasa/

Puasa Ramadan bukan hanya sekadar kewajiban menahan lapar dan dahaga, melainkan juga sebuah perjalanan spiritual yang penuh makna. Didalamnya diturunkan Al-Qur’an serta terdapat malam Lailatul Qadr, inilah yang membuat bulan Ramadan begitu istimewa.

Dalam rangka menceri malam Lailatul Qadr, Nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam, mengajak keluarganya untuk memperbanyak ibadah di 10 Hari Terakhir. Hal ini terdapat dalam hadis sahih Bukhari 2024 yang berbunyi :

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي يَعْفُورٍ، عَنْ أَبِي الضُّحَى، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ‏.‏

Ali bin Abdullah berkata: Sufyan menceritakan kepada kami dari Abu Ya’fur dari Abu Dhuha dari Masruq dari Aisha – semoga Allah meridhoinya – dia berkata: Ketika Nabi ﷺ memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, beliau mengencangkan ikat pinggangnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya

istilah mengencangkan ikat pinggang adalah menunjukkan bahwa Nabi bersungguh-sungguh lebih dari biasanya.

Apa itu Lailatul Qadr?

Lailatul Qadr, atau malam kemuliaan, adalah salah satu malam yang paling dinanti selama bulan Ramadan. Dalam ajaran Islam, malam ini dikenal sebagai malam di mana Al-Qur’an pertama kali diturunkan dari i Lauhul Mahfuz ke langit dunia. Malam ini merupakan malam penuh keberkahan, rahmat, dan ampunan. Beribadah pada malam ini setara dengan beribadah lebih dari 1000 bulan atau sekitar 83 tahun lebih. (lihat al-Qur’an surah al-Qadr

Tanggal dan Waktu Terjadinya Lailatul Qadr

Meskipun tidak ada ketetapan pasti tentang tanggal Lailatul Qadr, mayoritas ulama sepakat bahwa malam tersebut kemungkinan besar terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan, yakni 21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah dan doa, berharap mendapatkan keberkahan dari malam yang penuh rahmat ini.

Cara Meningkatkan Ibadah di Lailatul Qadr

Untuk meraih keberkahan Lailatul Qadr, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Perbanyak Doa dan Dzikir: Memohon ampunan, keberkahan, dan kesehatan.
  2. Salat Malam dan Tilawah Al-Qur’an: Menghidupkan malam dengan ibadah.
  3. Meningkatkan Sedekah: Memberikan sedekah sebagai bentuk ketaatan dan amal baik.
  4. Berdoa: Memanjatkan doa, seperti doa untuk kebaikan dunia dan akhirat. Hasanah fiddunya wal akhirah
  5. Beristiqomah dan Bersungguh-sungguh: Melakukan ibadah dengan penuh keikhlasan dan konsisten.

Kesimpulan

Lailatul Qadr adalah malam yang penuh berkah dan rahmat dari Allahsubhanahu wa ta a’la. Sebagai umat Muslim, kita dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah, doa, dan amalan baik di malam-malam terakhir Ramadan agar mendapatkan keberkahan, pengampunan, dan keberuntungan di dunia dan akhirat. Jangan lewatkan kesempatan berharga ini, karena malam Lailatul Qadr hanya datang sekali dalam setahun.

Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah,


Eksplorasi konten lain dari hasanah.info

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top