
Beberapa ayat dalam al-Qur’an memiliki momen tertentu saat turun sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam. Berikut adalah Asbabun Nuzul Al-Ahzab 33;5
Al-Ahzab 33;5
اُدْعُوْهُمْ لِاٰبَاۤىِٕهِمْ هُوَ اَقْسَطُ عِنْدَ اللّٰهِۚ فَاِنْ لَّمْ تَعْلَمُوْٓا اٰبَاۤءَهُمْ فَاِخْوَانُكُمْ فِى الدِّيْنِ وَمَوَالِيْكُمْۗ وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيْمَآ اَخْطَأْتُمْ بِهٖ وَلٰكِنْ مَّا تَعَمَّدَتْ قُلُوْبُكُمْۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا ٥
ud‘ûhum li’âbâ’ihim huwa aqsathu ‘indallâh, fa il lam ta‘lamû âbâ’ahum fa ikhwânukum fid-dîni wa mawâlîkum, wa laisa ‘alaikum junâḫun fîmâ akhtha’tum bihî wa lâkim mâ ta‘ammadat qulûbukum, wa kânallâhu ghafûrar raḫîmâ
Panggillah mereka (anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak mereka. Itulah yang adil di sisi Allah. Jika kamu tidak mengetahui bapak mereka, (panggillah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu.* Tidak ada dosa atasmu jika kamu khilaf tentang itu, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
* Yang dimaksud dengan maula dalam ayat ini adalah teman dekat.
Asbabun Nuzul Al-Ahzab 33;5
Ayat ini turun untuk menegur sebagian sahabat yang memanggil Zaid bin Hàrišah dengan Zaid bin Muëammad. Zaid adalah seorang pria yang sejak kecil diasuh dan diangkat anak oleh Nabi.
حَدَّثَنَا مُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْمُخْتَارِ، حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ، قَالَ حَدَّثَنِي سَالِمٌ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ أَنَّ زَيْدَ بْنَ حَارِثَةَ، مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَا كُنَّا نَدْعُوهُ إِلاَّ زَيْدَ ابْنَ مُحَمَّدٍ حَتَّى نَزَلَ الْقُرْآنُ {ادْعُوهُمْ لآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ}.
‘Abdullàh bin ‘Umar radiyallàhu ‘anhumà menceritakan, “Zaid bin Hàrišah adalah anak angkat Rasulullah sallallàhu ‘alaihi wasallam. Kami terbiasa memanggilnya Zaid bin Muëammad hingga ayat berikut (yang melarang kami memanggilnya seperti itu) turun, ud‘ùhum li’àbà’ihim huwa aqsaíu ‘indallàh.”
Hadis ini mirip dengan hadis sahih Muslim 2425
Sumber Data Asbabun Nuzul Al-Ahzab 33;5
Data ini berasal dari hadis sahih Bukhari 4782. yang ada dalam buku ASBÀBUN-NUZÙL: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur’an, Muchlis M. Hanafi (ed.), Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Jakarta, 2017
dan beberapa buku lainnya,-
Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.