
Beberapa ayat dalam al-Qur’an memiliki momen tertentu saat turun sebagai wahyu kepada Nabi Muhammad Salallahu alaihi wassalam. Berikut adalah Asbabun Nuzul Al-Isra’ 17;85
Al-Isra’ 17;85
وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الرُّوْحِۗ قُلِ الرُّوْحُ مِنْ اَمْرِ رَبِّيْ وَمَآ اُوْتِيْتُمْ مِّنَ الْعِلْمِ اِلَّا قَلِيْلًا ٨٥
wa yas’alûnaka ‘anir-rûḫ, qulir-rûḫu min amri rabbî wa mâ ûtîtum minal-‘ilmi illâ qalîlâ
Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang roh. Katakanlah, “Roh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu tidak diberi pengetahuan kecuali hanya sedikit.”
Asbabun Nuzul Al-Isra’ 17;85
Ayat ini turun berkaitan dengan kaum Yahudi yang menanyakan perihal roh kepada Nabi.
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ، عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ بَيْنَمَا أَنَا أَمْشِي، مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي حَرْثٍ وَهُوَ مُتَّكِئٌ عَلَى عَسِيبٍ إِذْ مَرَّ بِنَفَرٍ مِنَ الْيَهُودِ فَقَالَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ سَلُوهُ عَنِ الرُّوحِ فَقَالُوا مَا رَابَكُمْ إِلَيْهِ لاَ يَسْتَقْبِلُكُمْ بِشَىْءٍ تَكْرَهُونَهُ . فَقَالُوا سَلُوهُ فَقَامَ إِلَيْهِ بَعْضُهُمْ فَسَأَلَهُ عَنِ الرُّوحِ – قَالَ – فَأَسْكَتَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ شَيْئًا فَعَلِمْتُ أَنَّهُ يُوحَى إِلَيْهِ – قَالَ – فَقُمْتُ مَكَانِي فَلَمَّا نَزَلَ الْوَحْىُ قَالَ { وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلاَّ قَلِيلاً}
‘Abdullah (bin Mas’ud) bercerita, “Aku berjalan bersama Rasulullah sallallàhu ‘alaihi wasallam di sebuah kebun kurma di Madinah. Beliau berjalan sambil memegang tongkat dari pelepah kurma. Ketika beliau berpapasan dengan sekelompok orang Yahudi, segera saja sebagian dari mereka saling berbisik, ‘Tanyailah dia tentang roh!’ Sebagian yang lain berkata, ‘Janganlah kalian menanyainya tentang roh!
Setelah berdebat sejenak, pada akhirnya mereka memberanikan diri menanyakan hal itu kepada beliau. Beliau lalu berdiri sambil bersandar pada tongkat dari pelepah kurma itu, sedangkan aku berdiri di belakang beliau. Aku mengira pada saat itu beliau tengah menerima wahyu, lalu beliau pun melantunkan ayat, wa yas’alùnaka ‘anir-rùhi qulir-rùhu min amri rabbì wa mà ùtìtum minal-‘ilmi illà qalìlà. Mereka lantas saling menyalahkan, ‘Bukankah kami sudah melarang kalian menanyainya tentang roh?’”
adis ini mirip dengan hadis sahih Bukhari 4721
Sumber Data Asbabun Nuzul Al-Isra’ 17;85
Data ini berasal dari hadis sahih Muslim 2794. yang ada dalam buku ASBÀBUN-NUZÙL: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur’an, Muchlis M. Hanafi (ed.), Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Jakarta, 2017
dan beberapa buku lainnya,-
Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.