
Setiap pagi saat bangun tidur atau saat akan memulai aktifitas, kita dianjurkan untuk membaca doa pagi hari.
berikut adalah doanya :
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا الْيَومِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهٌ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا الْيَومِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
‘asbaha wa asbahal mulku lillahi wal hamdulillah laa iilaha iilallahu wahdahu laa syaarikalah, lahulmulku walahulhamdu wa huwa ‘alaa kulli syaai ‘in qadir, rabbi ‘as’aluka khayro maa fii hadzal yaumi wa khayro ma ba’dahu wa’audhubika min syarri maa fii hadzal yaumi wa syarri ma ba’dahu, rabbi ‘audzubika minal kasali wa suu’il kibari, rabbi ‘audzubika min ‘e’adzabi fin naari wa adzabi fil qabri
“Kita berada di pagi hari ini hanyalah karena kekuasaan Allah semata, dan segala puji hanyalah milik Allah. Tiada Tuhan selain Dia. Bagi-Nya segala kerajaan, milik-Nyalah segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb-ku! Saya memohon kepada-Mu (agar Engkau berikan padaku) segala kebaikan hari ini, serta kebaikan yang ada di hari berikutnya; dan saya berlindung kepada-Mu dari segala keburukan hari ini, serta keburukan hari berikutnya. Wahai Rabb-ku! Saya berlindung kepada-Mu dari sifat malas dan keburukan di hari tua. Wahai Rabb-ku! Saya berlindung kepada-Mu dari siksa Neraka dan siksa kubur.”
Dari mana sumber Doa Pagi Hari?
Doa ini bersumber dari hadis sahih Muslim 2723 yang berbunyi
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ، عَنِ الْحَسَنِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سُوَيْدٍ النَّخَعِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يَزِيدَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَمْسَى قَالَ ” أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ” . قَالَ الْحَسَنُ فَحَدَّثَنِي الزُّبَيْدُ أَنَّهُ حَفِظَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ فِي هَذَا ” لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ اللَّهُمَّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ ” .
Abdullah bin Mas’ud melaporkan bahwa ketika malam tiba, Rasulullah (ﷺ) biasa berdoa: “”Kita berada di malam hari ini hanyalah karena kekuasaan Allah semata, dan segala puji hanyalah milik Allah. Tiada Tuhan selain Dia.” Hasan berkata bahwa Zubaid melaporkan kepadanya bahwa ia menghafal dari Ibrahim dalam kalimat ini: Bagi-Nya segala kerajaan, milik-Nyalah segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb-ku! Saya memohon kepada-Mu (agar Engkau berikan padaku) segala kebaikan malam ini, serta kebaikan yang ada di malam berikutnya; dan saya berlindung kepada-Mu dari segala keburukan malam ini, serta keburukan malam berikutnya. Wahai Rabb-ku! Saya berlindung kepada-Mu dari sifat malas dan keburukan di hari tua. Wahai Rabb-ku! Saya berlindung kepada-Mu dari siksa Neraka dan siksa kubur.”
Doa ini bisa dibaca saat malam hari dengan perubahan kata pagi diganti dengan malam. Lihat (Doa Malam Hari)
Disclaimer :
Penomoran hadis tidak selalu sama di beberapa buku hadis, karena tergantung dari penerbit buku serta metode seleksi dan indeks yang digunakan.
Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.