
Tidak selamanya kita sehat, tentu ada kalanya kita sakit. Bagi yang sakitnya sudah parah, kadang kita kemudian merasa putus asa. Karena itu kita dianjurkan untuk membaca doa kesembuhan.
Berikut adalah doanya:
رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَنْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ ۚ
rabbahû annî massaniyadl-dlurru wa anta ar-ḫamur-râḫimîn
“(Ya Tuhanku,) sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.”
Mengapa membaca Doa Kesembuhan itu penting?
Doa kesembuhan dianggap penting karena memiliki beberapa makna dan manfaat, baik dari segi spiritual maupun psikologis. Berikut adalah beberapa alasan mengapa doa kesembuhan dianggap penting:
- Memberikan Ketentraman dan Penghiburan: Doa dapat memberikan ketenangan hati dan mengurangi rasa cemas, ketakutan, serta kekhawatiran saat menghadapi penyakit atau kondisi sulit. Melalui doa, seseorang merasa didukung dan tidak sendiri dalam proses penyembuhan.
- Meningkatkan Keyakinan dan Harapan: Doa dapat memperkuat iman dan kepercayaan diri bahwa Tuhan atau kekuatan spiritual lain akan memberikan kesembuhan. Harapan ini dapat meningkatkan motivasi dan kekuatan mental untuk menghadapi penyakit.
- Sebagai Sarana Spiritualitas dan Penghubung dengan Tuhan: Doa adalah bentuk komunikasi dengan Tuhan yang diyakini mampu memohon pertolongan, perlindungan, dan kesembuhan. Dalam banyak tradisi, doa adalah bagian penting dari proses penyembuhan spiritual.
- Memperkuat Hubungan Spiritual dan Komunitas: Doa bersama atau doa individu dapat mempererat hubungan dengan Tuhan dan antar sesama, memperkuat rasa kebersamaan dan dukungan sosial yang penting dalam proses pemulihan.
- Peluang untuk Refleksi dan Ibadah: Doa kesembuhan memberi waktu untuk merenung, bersyukur, dan memperkuat iman, yang dapat memberi kekuatan tambahan selama masa pemulihan.
Dari mana sumber Doa Kesembuhan ini?
Doa ini bersumber dari al-Qur’an surah al-Anbiya’ ayat 83. Ayat ini mengisahkan tentang Penderitaan Nabi Ayyub alaihi salam yang terkena penyakit kulit selama bertahun-tahun, hingga harus terisolir dari keluarga dan masyarakat, serta kehilangan harta benda. Kemudian Nabi Ayyub alaihi salam membaca doa, dan Allah mengabulkan doa tersebut dan membimbing Nabi Ayyub untuk menghilangkan penyakit kulit tersebut.
berikut adalah surah al-Anbiya’ ayat 83 :
۞ وَاَيُّوْبَ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَنْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ ۚ
(Ingatlah) Ayyub ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “(Ya Tuhanku,) sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.”
Kesimpulan
Meskipun doa bukan pengganti pengobatan medis, tetapi doa dapat menjadi pelengkap yang mendukung proses penyembuhan secara spiritual dan psikologis.
Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.