
Sebagai manusia kita bukanlah siapa-siapa, oleh karenanya kita dianjurkan untuk berserah diri dan melakukan Doa Penghambaan kepada Allah.
Sering kita merasa tidak berdaya dalam menghadapi masalah, saat berhadapan dengan sesama manusia dan alam. dengan berserah diri kita mendapatkan ketenangan batin. Berikut adalah doanya :
اَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
aslamtu lirabbil-‘âlamîn
“Aku berserah diri kepada Tuhan seluruh alam.”
Mengapa Doa Penghambaan kepada Allah menjadi penting?
Doa penghambaan kepada Allah merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan beragama, khususnya dalam Islam, karena memiliki sejumlah makna dan manfaat berikut:
- Menunjukkan Ketundukan dan Pengakuan atas Ketuhanan Allah
Doa penghambaan adalah bentuk pengakuan bahwa seluruh kekuatan, keberhasilan, dan kehidupan berasal dari Allah. Dengan merendahkan diri dan berdoa, umat mengakui bahwa hanya Allah yang berhak mengatur dan mengendalikan segala sesuatu. - Mendekatkan Diri kepada Allah
Melalui doa penghambaan, seorang hamba memperkuat hubungan spiritualnya dengan Allah. Ini membantu meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperoleh ketenangan hati. - Memperoleh Ridha dan Pertolongan Allah
Doa penghambaan adalah sarana memohon rahmat, keberkahan, dan pertolongan dari Allah. Dengan berserah diri dan berdoa, umat berharap mendapatkan balasan yang terbaik dari Allah. - Meningkatkan Kesadaran akan Keterbatasan Diri
Penghambaan mengingatkan manusia bahwa mereka adalah makhluk yang lemah dan bergantung kepada Allah. Hal ini menumbuhkan rasa rendah hati dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan. - Menanamkan Nilai-Nilai Tawakal dan Pengharapan
Dengan berdoa sebagai bentuk penghambaan, umat diajarkan untuk selalu berserah dan tawakal kepada Allah, serta tetap berharap akan rahmat dan ampunan-Nya. - Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan
Doa penghambaan memperkuat keyakinan bahwa Allah Maha Kuasa dan Maha Pengampun, sehingga mendorong umat untuk selalu bertakwa dan menjalankan perintah-Nya dengan ikhlas.
Dari mana Doa Penghambaan kepada Allah?
Doa ini bersumber dari Al-Qur’an surah al-Baqarah ayat 131. doa ini dibaca oleh Nabi Ibrahim alaihi salam, saat diperintah oleh Allah untuk berserah diri.
Berikut adalah ayat lengkap dari surat al-Baqarah ayat 131 :
اِذْ قَالَ لَهٗ رَبُّهٗٓ اَسْلِمْۙ قَالَ اَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
(Ingatlah) ketika Tuhan berfirman kepadanya (Ibrahim), “Berserahdirilah!” Dia menjawab, “Aku berserah diri kepada Tuhan seluruh alam.”
Secara keseluruhan, doa penghambaan kepada Allah adalah ekspresi ketundukan, rasa syukur, dan pengharapan yang mendalam kepada Sang Pencipta. Itu menjadi fondasi penting dalam membangun karakter spiritual dan moral umat Muslim serta menjaga hubungan yang harmonis dengan Allah.
Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi spiritual lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi website hasanah.info. Bersama-sama, kita bisa menjalani hidup yang penuh berkah dan hasanah fiddunya wal akhirah
Eksplorasi konten lain dari hasanah.info
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.